Trump: Jika Diperlukan, Israel Siap Bergabung Serang Iran dalam Dua Menit
POROS PERLAWANAN – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap Iran. Dalam wawancara dengan media Axios, Trump mengaku pemerintahannya sedang mempertimbangkan secara serius untuk kembali melancarkan operasi militer berskala besar terhadap Teheran.
Menurut laporan Kantor Berita Mehr, Trump menyatakan dirinya tengah mengkaji kemungkinan melancarkan serangan yang lebih besar daripada sebelumnya. Ia juga mengaku berada di ambang pengambilan keputusan dan sedang mempersiapkan langkah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan di tengah keraguan sejumlah pengamat politik dan pelaku pasar internasional terhadap ancaman, janji perundingan, serta wacana kesepakatan yang berulang kali disampaikan Trump terkait Iran.
Trump juga menyinggung kemungkinan keterlibatan Israel dalam operasi militer tersebut. Menurutnya, jika Tel Aviv diminta, Israel akan bergabung dalam serangan terhadap Iran “dalam waktu dua menit”. Meski demikian, ia menegaskan Amerika Serikat tidak membutuhkan keterlibatan Israel untuk melaksanakan operasi tersebut.
Trump selanjutnya menyatakan bahwa keterlibatan Israel dalam serangan terhadap Iran akan membawa konsekuensi. Pernyataan itu disampaikan tanpa menyinggung kerentanan wilayah Israel terhadap serangan rudal Iran yang, menurut laporan Mehr, telah terlihat selama perang 40 hari.
Dalam wawancara yang sama, Trump juga mengklaim Iran menginginkan perundingan, tetapi belum siap mencapai kesepakatan. Menurutnya, Teheran “belum merasakan tekanan yang cukup” untuk menyetujui sebuah perjanjian.
