Loading

Ketik untuk mencari

Asia Barat

Satu Warga Israel Tewas, Tiga Terluka dalam Operasi Perlawanan di Havat Gilad

POROS PERLAWANAN – Media-media Israel melaporkan terjadinya operasi perlawanan Palestina di dekat permukiman Havat Gilad, Tepi Barat, yang menewaskan satu warga Israel dan melukai tiga lainnya.

Menurut laporan Radio dan Televisi Israel serta militer Israel, sekelompok pejuang Palestina menyerang warga Israel yang berada di lokasi. Mereka berhasil merebut senjata milik salah seorang penjaga permukiman, kemudian menggunakannya untuk melepaskan tembakan, demikian dilaporkan Fars News Agency pada Jumat (24/7/2026).

Saluran 12 Israel mengonfirmasi bahwa seorang perwira militer dan seorang anggota pasukan keamanan Israel menjadi sasaran dalam insiden tersebut.

Akibat parahnya luka yang diderita para korban, militer Israel mengerahkan helikopter untuk mengevakuasi korban dari lokasi kejadian.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom, secara resmi menyatakan satu warga Israel tewas, sementara tiga lainnya terluka. Laporan lanjutan menyebutkan salah seorang korban berada dalam kondisi kritis.

Menyusul insiden tersebut, militer Israel mengirim pasukan tambahan ke lokasi dan memberlakukan pengepungan ketat terhadap Kota Nablus serta Kota Tel di Tepi Barat.

Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich, menyerukan agar militer mengambil tindakan keras terhadap desa-desa Palestina serta menegaskan perlunya memperluas kontrol Israel atas wilayah tersebut. Sementara itu, Ketua Dewan Permukiman Israel di wilayah utara Tepi Barat mendesak militer segera mengendalikan situasi menyusul meningkatnya operasi perlawanan Palestina.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan serangan yang dilakukan pasukan pendudukan dan pemukim Israel di Kota Tel, barat daya Nablus. Berdasarkan pernyataan terbaru kementerian tersebut, jumlah korban tewas akibat serangan terhadap rumah-rumah warga meningkat menjadi empat orang, sementara empat lainnya mengalami luka-luka. Tiga korban dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *