Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Ansharullah: Keputusan Saudi Longgarkan Blokade Qatar Bukti Kegagalan Pengepungan dan Agresinya

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, gerakan Houthi Ansharullah Yaman mengatakan bahwa keputusan Arab Saudi untuk melonggarkan blokade dan membuka perbatasannya dengan Qatar membuktikan kegagalan kebijakan pengepungan dan agresi Riyadh.

“Apa yang terjadi di wilayah Teluk [Persia] menegaskan bahwa kebijakan pengepungan, perang dan agresi telah mencapai jalan buntu,” kata Mohammed Abdel-Salam pada Senin malam.

Dia menekankan bahwa saling menghormati adalah cara teraman dan termudah untuk membangun keamanan dan stabilitas.

Perjanjian yang diumumkan pada Senin akan memungkinkan dimulainya kembali perdagangan dan perjalanan antara Arab Saudi dan Qatar untuk pertama kalinya sejak Juni 2017, ketika Riyadh bersama dengan Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dan perdagangan dengan Qatar, menuduh Doha ikut campur dalam urusan regional dan mendukung “terorisme”.

Qatar telah berulang kali membantah tuduhan tersebut dan mengatakan bahwa pihaknya menjadi sasaran karena mengikuti kebijakan luar negerinya yang independen.

Kesepakatan Riyadh-Doha disebut sebagai awal dari kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri boikot Qatar, yang menyebabkan salah satu sengketa diplomatik terburuk yang pernah ada di Teluk Persia.

Secara terpisah, seorang anggota Dewan Politik Tertinggi Yaman menyambut baik pembukaan kembali wilayah udara dan perbatasan darat dan laut antara Qatar dan Arab Saudi.

Mohammed Ali al-Houthi mengungkapkan harapannya bahwa pencabutan blokade Qatar yang dimotori Arab Saudi akan menandai awal dari berakhirnya perang yang sedang berlangsung, dan akan membantu mengakhiri agresi militer yang kejam terhadap Yaman.

Tags: