Armada Terkuat Dunia Takluk oleh ‘Pejuang Sarungan’
POROS PERLAWANAN – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam sebuah pesan yang diposting di akun media sosialnya pada Senin malam 31 Maret, meminta Kelompok “Pejuang Sarungan”, Ansharullah Yaman untuk menghentikan serangan mereka terhadap kapal-kapal Amerika, dan mengancam bahwa Amerika Serikat akan terus menyerang mereka jika serangan tersebut tidak dihentikan.
Trump menyebutkan bahwa kemampuan Ansharullah untuk menargetkan kapal-kapal telah hilang. Dalam pesannya, Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan melanjutkan serangannya terhadap Ansharullah selama mereka terus mengancam jalur pelayaran bebas di wilayah tersebut.
Trump menulis: “Serangan kami akan terus berlanjut selama mereka mengancam kebebasan navigasi. Pilihan yang ada untuk Houthi sangat jelas; hentikan tembakan ke kapal-kapal Amerika, dan kami akan menghentikan tembakan kepada kalian”.
Lebih lanjut, Trump menambahkan bahwa serangan-serangan Amerika baru saja dimulai dan memperingatkan “sakit yang sebenarnya” akan datang bagi Ansharullah dan para pendukung mereka di Iran. Lebih lanjut Trump menegaskan bahwa dampak dari kebijakan ini akan sangat merugikan bagi Kelompok Houthi dan negara-negara yang mendukung mereka, terutama Iran.
Pesan ini menandakan peningkatan ketegangan antara Amerika Serikat dan Kelompok Ansharullah Yaman yang telah menargetkan kapal-kapal yang melewati selat-selat penting di Kawasan tersebut.
