Amnesty International: Netanyahu, Penjahat Kemanusiaan yang Harus Ditangkap dan Diserahkan ke ICC
POROS PERLAWANAN – Amnesty International menanggapi rencana kunjungan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, ke Hongaria dengan menyatakan bahwa ia telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan dan harus ditangkap oleh Pemerintah Hongaria.
Menurut laporan Kantor Berita Farsnews, Amnesty International dalam sebuah pernyataan pada Selasa 1 April, menegaskan bahwa Netanyahu diduga telah dengan sengaja menargetkan warga sipil dan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Pernyataan tersebut menyebutkan: “Setiap perjalanan Netanyahu ke negara anggota Mahkamah Pidana Internasional (ICC) tanpa penangkapannya akan mendorong Israel untuk terus melakukan kejahatan”.
Amnesty International menegaskan bahwa “undangan bagi Netanyahu untuk mengunjungi Hongaria merupakan penghinaan terhadap hukum internasional. Hongaria harus menangkapnya dan menyerahkannya ke Mahkamah Pidana Internasional”.
Menurut kantor Perdana Menteri Israel, Netanyahu dijadwalkan melakukan kunjungan resmi selama empat hari ke Hongaria pada Rabu mendatang.
Dalam kunjungannya itu, ia akan bertemu dengan Presiden Hongaria, Viktor Orbán, yang pada bulan November lalu menolak keputusan ICC untuk menangkap Netanyahu atas tuduhan kejahatan perang di Gaza dan mengundangnya untuk kunjungan resmi.
