Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Drone Yaman Sukses Hantam Target di Pangkalan Udara King Khalid Saudi

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Angkatan Bersenjata Yaman dan pejuang sekutu dari Komite Populer, berhasil melakukan serangan balasan dengan pesawat tak berawak yang menargetkan Pangkalan Udara King Khalid di barat daya Arab Saudi.

Sebuah pesawat tak berawak Qasef-2K digunakan dalam pembalasan yang menargetkan pangkalan udara dekat kota Khamis Mushait pada Senin waktu fajar, kata Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree.

Serangan itu akurat dan “berhasil”, tambahnya.

Saree menekankan bahwa serangan itu adalah bagian dari balasan “sah” terhadap agresi Saudi di negaranya, bersumpah untuk melakukan serangan yang lebih “menyakitkan” terhadap Kerajaan sampai Riyadh menghentikan perang dan mencabut pengepungan di Yaman.

Pangkalan udara itu juga menjadi sasaran serangan drone serupa pada Minggu.

Arab Saudi, yang didukung oleh AS dan sekutu regional lainnya, melancarkan perang yang menghancurkan di Yaman sejak Maret 2015, dengan tujuan membawa Pemerintahan mantan Presiden Abd Rabbuh Mansur Hadi kembali berkuasa dan menghancurkan gerakan popular Ansharullah.

Angkatan Bersenjata Yaman dan sekutu Komite Populer, bagaimanapun, telah semakin kuat dalam melawan penjajah yang dipimpin Saudi, menjadikan militan Riyadh dan sekutunya terpojok di negara itu.

Agresi militer yang dipimpin Saudi telah menyebabkan ratusan ribu orang Yaman tewas, dan membuat jutaan orang mengungsi. Selain itu, perang juga telah menghancurkan infrastruktur Yaman dan menyebarkan kelaparan dan penyakit menular di seluruh negeri.

Jaringan televisi Yaman al-Masirah melaporkan bahwa jet tempur Saudi melakukan 19 serangan udara di distrik Sirwah di provinsi strategis Ma’rib dan dua lainnya di distrik Madghal pada Minggu, di tengah berlangsungnya pertempuran sengit antara pasukan Yaman dan militan yang didukung Saudi.

Sejak Februari, pasukan Yaman terus melangkah maju untuk membebaskan Ma’rib, benteng terakhir militan yang didukung Saudi di utara Yaman.

Jaringan televisi Lebanon al-Mayadeen melaporkan pada Minggu bahwa intensitas pertempuran terus meningkat antara militan Pro-Hadi dan pasukan Yaman di pintu masuk barat Ma’rib.

Menurut al-Mayadeen, pasukan Yaman berhasil membuat kemajuan di sekitar al-Tala al-Hamra saat mereka menguasai wilayah strategis al-Tabbah al-Baydaa, yang menghadap ke semua garis depan barat.

Pasukan Yaman juga menyelesaikan operasi pembebasan di daerah al-Mashjah, dan maju menuju posisi militan yang tersisa di lembah Gunung al-Mashgah, kata al-Mayadeen.

Militan Pro-Hadi telah mengonfirmasi bahwa Kepala Departemen Kehakiman Militer pro-Hadi, Abdullah al-Haderi, tewas dalam pertempuran al-Mashjah.

Tags: