Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Kecam ‘Dukungan Nyata’ UEA Fasilitasi Israel Bangun Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Hamas Kecam 'Dukungan Nyata' UEA Fasilitasi Israel Bangun Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Hamas pada Minggu 15 November mengecam keras langkah-langkah yang diambil UEA. Menurut Hamas, tindakan Abu Dhabi yang menjadi tuan rumah untuk Ketua Dewan Pembangunan Permukiman Israel di Tepi Barat dan kesepakatan ekonomi dengannya, merupakan “dukungan nyata terhadap proyek pembangunan permukiman Zionis di Tepi Barat”.

Dikutip dari situs Kelompok Poros Perlawanan tersebut, Jubir Hamas, Hazim Qasim dalam statemennya menegaskan, ”Meningkatnya hubungan UEA dengan elemen-elemen pembangunan permukiman di Tepi Barat, telah menambah daya para penjajah untuk mengeksekusi rencana-rencana imperialis pencaplokan (Tepi Barat).”

Menurut Hamas, perilaku UEA membongkar muslihat yang dilakukannya saat menandatangani kesepakatan normalisasi dengan Rezim Zionis, yaitu saat mengklaim bahwa tujuan normalisasi adalah “menghentikan proyek aneksasi”.

“Tindakan (UEA) ini menginjak-injak semua keputusan Liga Arab terkait boikot atas semua bentuk pembangunan permukiman (Yahudi di tanah Palestina),” tegas Qasim.

Sekira satu minggu, dalam bingkai normalisasi cepat hubungan di berbagai bidang antara UEA dan Israel, sebuah delegasi dagang terbang dari Tel Aviv ke Dubai dengan penerbangan dagang pertama (usai ditekennya kesepakatan normalisasi). Delegasi itu terdiri dari para pembangun permukiman yang dipimpin Yossi Dagan, Ketua Dewan Pembangunan Permukiman Shomron.

Media-media Israel mengabarkan, delegasi yang melawat ke UEA itu mengkaji hubungan kedua belah pihak di berbagai bidang, termasuk pertanian dan penyulingan air.

Pada akhir Oktober lalu, sesuai kesepakatan antara Tel Aviv dan Abu Dhabi, komoditas minuman beralkohol yang diproduksi di Golan (yang diduduki Israel) akan dibawa ke UEA dan dikemas di perusahaan E & A.

Sebelum terbongkarnya hubungan antara Israel dan UEA, berbagai laporan menunjukkan kerja sama Abu Dhabi dan Tel Aviv dalam menduduki tanah di Quds Timur.

Dua tahun lalu, Wakil Ketua Hamas membeberkan upaya UEA untuk membeli properti milik penduduk Quds, terutama yang berada di dekat Masjid Aqsa. Pembelian itu dilakukan melalui para makelar demi kepentingan Rezim Zionis.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *