Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Hamas Siap Beri Pelajaran Baru kepada Netanyahu Jika Berulah Kembali

Hamas Siap Beri Pelajaran Baru kepada Netanyahu Jika Berulah Kembali

POROS PERLAWANAN – Salah seorang petinggi Hamas, Sami Abu Zuhri, pada Senin malam 17 Februari melayangkan peringatan kepada PM Israel, Benyamin Netanyahu. Menurut Abu Zuhri, Hamas siap sepenuhnya jika Netanyahu berpikir untuk kembali menyulut api perang.

“Hamas masih tetap tangguh meski menjalani perang panjang. Kami siap memberi pelajaran baru kepada Netanyahu,” tegas Abu Zuhri, Fars melaporkan.

Seraya menyatakan bahwa “Proyek para Jenderal” telah gagal di Gaza, Abu Zuhri menambahkan,”Netanyahu telah melakukan berbagai macam kejahatan selama 15 bulan terakhir terhadap warga Gaza. Meski demikian, posisi kami dalam perundingan tetap kuat.”

Apa Itu ‘Proyek para Jenderal?’

Pada September 2024, mantan Kepala Cabang Operasi Dewan Pimpinan Staf Umum Militer Israel, Jenderal Giora Eiland menggulirkan sebuah proposal kepada Netanyahu. Proposal itu berkaitan dengan penelantaran warga utara Gaza dan mengubahnya menjadi sebuah kawasan militer tertutup.

Proposal ini didukung oleh sejumlah besar jenderal Militer Rezim Zionis, sehingga dikenal dengan nama “Proyek para Jenderal.” Proyek ini dimulai dengan memblokade penuh utara Gaza, mencegah masuknya bantuan kemanusiaan, dan membuat warga sipil kelaparan. Tujuannya adalah menempatkan warga Gaza di hadapan 2 opsi: imigrasi atau mati.

Abu Zuhri menyatakan, kontak-kontak terus dilakukan untuk memuluskan perundingan tahap kedua gencatan senjata. Kendati begitu, ia mengatakan,”Belum ada perkembangan baru terkait perundingan ini. Hingga saat ini, Israe masih belum melaksanakan seluruh butir-butir kesepakatan gencatan senjata.”

“Rezim Zionis melakukan tindakan biadab terhadap para tawanan. Dunia telah menyaksikan perbedaan perlakuan Perlawanan dan Rezim Zionis terhadap para tawanan.”

“Apa yang terjadi terhadap para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel adalah sebuah bencana nyata. Sebab itu,  salah satu tujuan Badai al-Aqsa adalah membebaskan para tawanan,” tandas Abu Zuhri.

Tags: