Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Harian Palestina: Operasi Lembah Yordania Pukulan Telak terhadap Sistem Keamanan Israel

POROS PERLAWANAN – Operasi Lembah Yordania yang dilakukan pada Minggu siang lalu menunjukkan bahwa operasi militer individual warga Palestina terhadap Zionis telah berkembang secara signifikan.

Dikutip Fars dari harian Palestina, al-Esteqlal, operasi ini juga pertanda bahwa “kita berada di hadapan sebuah tahap baru, yang merupakan perpindahan dari tahap (operasi) acak menuju tahap perencanaan dan eksekusi secara akurat”.

“Operasi Lembah Yordania adalah hantaman telak kepada sistem keamanan Israel. Operasi ini membuktikan bahwa Rezim Zionis tidak mampu membendung Perlawanan. Perlawanan Palestina di kawasan Tepi Barat telah berkembang dari sisi kuantitas dan kualitas,” kata analis Palestina, Anwar Saleh, kepada al-Esteqlal.

Menurutnya, Operasi Lembah Yordania menjadi istimewa karena sebenarnya warga Palestina dilarang memasuki kawasan tersebut.

“Di kawasan ini ada basis-basis militer Tentara Israel. Sebab itu, penyusupan para eksekutor operasi ke kawasan itu adalah jenis baru dalam aktivitas Perlawanan,” kata Saleh.

Ia meyakini, operasi ini adalah bagian dari perimbangan persatuan front; perimbangan yang merupakan fondasi perlawanan Palestina. Oleh karena itu, tiap tindakan dari Perlawanan menyampaikan pesan bahwa penjajahan Israel harus diakhiri.

“Pesannya adalah bahwa selama Israel bercokol di negeri kita, perlawanan akan terus berlanjut, baik secara individu maupun kelompok. Bangsa Palestina akan terus melawan di setiap kesempatan, waktu, dan tempat untuk mengusir Israel dari negeri kita,” tandas Saleh.

Ia menyatakan bahwa Rezim Zionis berusaha memisahkan kawasan-kawasan Palestina, seperti Jalur Gaza, Tepi Barat, Quds, dan Tanah Pendudukan 1948, dari satu sama lain. Namun Perlawanan sukses menggagalkan proyek ini dan telah menyatukan perjuangan di semua front.

Media-media Ibrani pada Minggu 5 September lalu melaporkan bahwa sebuah bus berisi para pemukim Zionis ditembaki di Lembah Yordania, sehingga melukai 6 orang Zionis.


Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135