Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Jurnalis Palestina Kalahkan Lobi Zionis di Jerman

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, jurnalis Palestina-Yordania, Farah Maraqa mengungkap kegembiraannya, menyusul kemenangannya di Pengadilan Berlin melawan jaringan radio dan televisi Deutsche Welle (DW). Sebelum ini, DW memecat Maraqa atas tudingan anti-Semitisme.

Hakim menyatakan bahwa pemecatan Maraqa ilegal dan tidak berdasar. Dengan demikian, jurnalis yang tinggal di Jerman itu dinyatakan menang mutlak di Pengadilan.

Rai al-Youm melaporkan, Hakim juga mengeluarkan vonis tidak sahnya pembatalan kontrak kerja Maraqa. DW diwajibkan untuk mempekerjakan Maraqa kembali dan membayar gajinya selama ia dipecat.

DW telah memecat Maraqa dan 6 jurnalis Arab koleganya, menyusul investigasi independen yang dilakukannya pada Desember tahun lalu soal tuduhan anti-Semitisme yang dilayangkan kepada sejumlah kru Divisi Arab DW.

Sejumlah partner asing independen Divisi Arab DW juga dipecat akibat sebuah kampanye rasis terhadap para jurnalis Arab di media-media Jerman. Kampanye ini dipimpin oleh media-media sayap kanan radikal dan lobi Zionis.

Pengaruh lobi Zionis di lembaga-lembaga penentu keputusan Jerman adalah sesuatu yang sudah diakui oleh banyak media dan pihak-pihak politik di negara itu.

Pada 2019, majalah Der Spiegel Jerman membeberkan peran dua lembaga Yahudi-Israel dalam pengambilan keputusan Parlemen dan Pemerintah Jerman.

Der Spiegel mengumumkan, dua lembaga ini berbekal lobi kuatnya di Parlemen Jerman telah memengaruhi proses keputusan yang diambil Badan Legislatif Jerman. Di antaranya adalah larangan aktivitas bagi organisasi anti-ZIonis BDS (Boycott, Divestment, and Sanctions) di Jerman.

Pada Senin malam lalu, Maraqa melalui akunnya di Facebook dan Twitter menulis, ia telah meraih kemenangan melawan DW di Pengadilan Berlin. Dia berterima kasih kepada semua pihak yang mendukungnya selama ini.

“Tiba saatnya untuk merayakan. Pengadilan hari ini telah menegakkan keadilan. Saya menang 100 persen. Terima kasih atas dukungan kalian”, tulisnya.


Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135