Hizbullah: Kebungkaman Pemerintah Lebanon Sama Saja dengan Melayani Kepentingan AS-Israel
POROS PERLAWANAN – Anggota Dewan Politik Hizbullah, Ghalib Abu Zainab mengkritik kinerja Pemerintah Lebanon terkait kejahatan Rezim Zionis, sembari menegaskan bahwa Amerika Serikat merupakan kaki tangan Zionis.
Fars melaporkan, Abu Zainab berpendapat bahwa Amerika Serikat menyebarkan narasi Zionis terkait perang Israel terhadap Lebanon.
Menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang menyalahkan Hizbullah atas berlanjutnya perang Israel melawan Lebanon, Abu Ghalib mengatakan bahwa pernyataan tersebut merupakan contoh “berlari ke depan untuk melarikan diri”.
Abu Zainab menyinggung upaya AS untuk menutupi kejahatan Rezim Zionis di Lebanon dan mengatakan, Amerika adalah mitra dalam kejahatan Zionis di Lebanon.
Sembari mengkritik upaya Rubio untuk membalikkan kebenaran dan memutarbalikkan fakta, Abu Zainab menekankan. “Siapa yang telah membunuh dan terus membunuh warga sipil, anak-anak, dan perempuan Lebanon, menghancurkan rumah dan desa, melanggar kedaulatan Lebanon setiap hari, serta menjatuhkan puluhan ton bom Amerika ke atas orang-orang tak bersalah?”
Ia menegaskan bahwa Amerika, dengan menjual janji-janji kosong kepada Pemerintah Lebanon, sedang mencari negosiasi langsung yang tidak akan menghasilkan apa-apa.
Ia melihat hal ini sebagai lampu hijau dari Amerika bagi Israel untuk terus melakukan kejahatannya di Lebanon dan membuat negara tersebut tampak sebagai pihak yang bersalah dalam perang saat ini.
Petinggi Hizbullah tersebut mengkritik kebungkaman para pejabat Lebanon di hadapan kejahatan-kejahatan ini, sambil menegaskan bahwa kebungkaman ini menguntungkan Amerika dan Israel.
Abu Zainab mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan, Hizbullah akan terus menghadapi agresi dan mempertahankan Lebanon serta rakyatnya. Ia menandaskan, upaya Menteri Amerika untuk menciptakan perselisihan internal dan mempromosikan narasi palsunya akan sia-sia.
