Loading

Ketik untuk mencari

Iran

IRGC Sukses Jinakkan dan Siap Rekayasa Ulang 15 Rudal AS Seri GBU dan BLU yang Gagal Meledak

POROS PERLAWANAN — Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan menemukan dan menjinakkan 15 rudal berat milik Amerika Serikat yang tidak meledak di selatan Iran. Rudal tersebut disebut akan dianalisis dan direkayasa ulang untuk kepentingan teknis.

Menurut Press TV pada Minggu 26 April, dalam pernyataan resmi, IRGC melalui Unit Imam Sajjad di Bandar Abbas, Provinsi Hormozgan, menyebut tim penjinak bom berhasil mengamankan lebih dari 15 rudal berat yang tidak meledak.

Rudal tersebut terdiri dari berbagai jenis, termasuk seri GBU dan BLU serta model canggih lainnya. Seluruh perangkat kemudian diserahkan ke Unit Teknis dan Riset untuk proses rekayasa ulang.

IRGC menyatakan sejak awal konflik pada akhir Februari, timnya telah menetralkan lebih dari 60 rudal dan drone, termasuk bom penghancur bunker, rudal jelajah, dan drone canggih.

Operasi penjinakan di wilayah Hormozgan disebut telah selesai sepenuhnya.

Secara terpisah, Unit Ansar al-Mahdi IRGC di Zanjan melaporkan penemuan lebih dari 9.500 submunisi di berbagai lokasi. Munisi tersebut disebut berasal dari bom tandan yang dijatuhkan dalam operasi udara.

Menurut pernyataan itu, penggunaan bom tandan ditujukan untuk mencemari area strategis dan sensitif di provinsi tersebut.

Tim penjinak bom IRGC di Zanjan juga dilaporkan menetralkan sekitar 55 roket dan rudal selama konflik, termasuk bom penghancur bunker jenis GBU-57 yang berhasil diamankan dalam kondisi utuh.

Temuan ini muncul kurang dari sebulan setelah berlakunya gencatan senjata antara Iran dan koalisi Amerika Serikat serta Israel.

Tags: