Israel Panik Usai Yaman Umumkan Siap Kembali Lancarkan Blokade Laut
POROS PERLAWANAN – Angkatan Bersenjata Yaman secara resmi telah merilis statemen untuk melarang kembali kapal-kapal yang terhubung dengan Israel melintas di perairan Kawasan. Statemen ini membuat Rezim Zionis kian tenggelam dalam ketakutan.
Diberitakan Fars, Badan Radio dan Televisi Israel pada Rabu dini hari 12 Maret melaporkan, Militer Rezim Zionis telah bersiap siaga menyusul berakhirnya tenggat waktu yang diberikan Angkatan Bersenjata Yaman.
“Angkatan Udara (Israel) telah memobilisasi pesawat-pesawat tempurnya lantaran takut kepada rudal-rudal Houthi,” lapor Badan Radio dan Televisi Israel.
Pernyataan kesiapan Yaman untuk memulai kembali blokade maritim atas Israel mendapat sambutan hangat Jihad Islam.
“Kami menyanjung statemen Angkatan Bersenjata Yaman untuk memulai operasi terhadap kapal-kapal Rezim Zionis di Laut Merah dan Arab,” tegas Jihad Islam dalam statemennya, al-Mayadeen melaporkan.
“Statemen ini adalah langkah berani yang bertujuan menekan Israel dan para pendukungnya supaya membuka kembali perlintasan dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.”
“Kami menyambut baik sikap berani ini, yang menunjukkan orisinalitas rakyat Yaman dan keberanian mereka dalam membela bangsa kami di Gaza.”
“Melalui statemen ini, bangsa Yaman membuktikan komitmen teguh mereka untuk mendukung rakyat Palestina dan perlawanan mereka.”
“Kami mengapresiasi dukungan besar ini. Kami meminta masyarakat Arab dan Islam untuk mengambil sikap serupa sehingga bisa menambah keteguhan rakyat kami,” tandas Jihad Islam.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu dini hari tadi, Jubir Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Saree menegaskan, larangan ini berlaku efektif sejak saat pengumuman dibuat. Yaman juga memperingatkan bahwa setiap kapal Israel yang mencoba melanggar larangan ini akan menjadi sasaran di wilayah operasi yang telah ditetapkan.
