Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Janji Muluk ‘Kerja Tak Kenal Lelah’ Saat Empat Tahun Menjabat, Trump Malah Habiskan Setahun Waktunya di Lapangan Golf

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dia akan bekerja “tanpa lelah” untuk rakyat Amerika di resor Mar-a-Lago di Florida selama Natal, tetapi dia malah pergi bermain golf.

Saat dia melakukan perjalanan ke resor liburannya pada hari Rabu, Gedung Putih mengumumkan bahwa presiden Republik akan bekerja “tanpa lelah” untuk warga Amerika.

“Mendekati musim liburan, Presiden Trump akan terus bekerja tanpa lelah untuk rakyat Amerika. Jadwalnya mencakup banyak pertemuan dan panggilan,” kata Gedung Putih saat merilis jadwal harian Trump.

Namun, pada Kamis pagi, dia pergi ke klub golfnya di West Palm Beach, menandai hari ke-317-nya mengunjungi lapangan golf sebagai presiden.

Meskipun selama kampanye menjelang pemilu AS 2016 mengaku bahwa dirinya akan “jarang meninggalkan Gedung Putih”, Trump telah menghabiskan hampir satu tahun di lapangan golf sebagai presiden.

Presiden yang akan segera lengser itu mengisi hari-hari Natal dengan melakukan berbagai hal yang membuat publik mengangkat alis, mulai dari mempertanyakan RUU bantuan Covid-19, mengampuni penjahat perang, hingga memveto RUU Pertahanan tahunan.

Sekarang, nasib RUU stimulus Covid-19 berada dalam ketidakpastian setelah Trump, dalam langkah yang mengejutkan pada hari Selasa, menekan Kongres untuk secara dramatis mengubah paket kebijakan virus Corona dan paket pengeluaran Pemerintah.

Paket bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga Amerika yang terdampak pandemi. Jutaan orang telah kehilangan pekerjaan mereka tahun ini, dan dengan berakhirnya tunjangan pengangguran yang diberikan di bawah paket bantuan sebelumnya pada akhir pekan ini, membuat ketersediaan paket bantuan baru menjadi sangat penting untuk pemulihan ekonomi negara.

Sembari menghabiskan hari-hari terakhirnya di kantor, Trump selaku petahana memberi warga Amerika rasa ketidakpastian, termasuk tentang apakah dia akan menyerah kepada Presiden terpilih Joe Biden dan berkomitmen untuk pemindahan kekuasaan secara damai.

Trump mengklaim terjadi “kecurangan yang meluas” dalam pemilihan presiden 3 November lalu, dan dia, telah mencoba namun gagal untuk membatalkan kemenangan Biden dengan menekan pejabat negara, anggota parlemen, serta para gubernur untuk menolak hasil pemilu.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *