Loading

Ketik untuk mencari

Iran Suriah

Jurnalis Mesir Respons Tegas Pernyataan Tendensius dan Tuduhan al-Jolani kepada Iran dan Syiah

Respons Tegas Jurnalis Mesir atas Tuduhan al-Jolani kepada Iran dan Syiah

POROS PERLAWANAN – Sejak kelompok-kelompok teroris menguasai Suriah, para petinggi mereka, yang dipimpin al-Jolani, tiap beberapa waktu menyerang Iran dan orang-orang Syiah.

Dilansir al-Alam, pernyataan al-Jolani saat bertemu politisi Lebanon, Walid Janbalat dan para pemuka kelompok Druze, menunjukkan bahwa transformasi instannya dari tokoh ekstremis ke “figur moderat”, telah membuat dirinya melakukan blunder-blunder yang sulit dihindari.

Dalam pertemuan dengan Janbalat, al-Jolani mengutarakan keheranannya tentang apa yang dikatakan orang-orang soal penduduk Syam. Ia mengatakan,’Penduduk Syam cinta damai. Kami tidak berurusan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi 1.400 tahun silam. Sebagian negara, seperti Iran, menyalahgunakan masalah fikih dan sejarah, seperti isu Palestina, untuk menduduki berbagai negara dan menggulingkan Pemerintahan-pemerintahan.”

Pernyataan al-Jolani ini mendapat respons tegas dari penulis dan jurnalis asal Mesir, Ibrahim Isa. Dalam wawancara dengan al-Alam, ia mengatakan,”Kalian pergi ke Irak karena perseteruan 1.400 tahun lalu. Kalian membunuhi warga Irak. Kalian bergabung dengan ISIS dan al-Qaeda. Kalian juga menghancurkan masjid-masjid Syiah lantaran perselisihan 14 abad silam.”

“Lantaran perseteruan 1.400 tahun lalu, kau dan pasukanmu menziarahi kubur Muawiyah dan menyampaikan salam kepadanya.”

“Kalian dan kelompok-kelompok teroris Suriah lain mempermasalahkan fikih dan akidah orang-orang 1.400 tahun lalu!”

“Pada akhirnya, harus ditanyakan: kenapa al-Jolani hanya menujukan statemennya kepada Iran saja? Apakah dia lupa atau pura-pura lupa bahwa seluruh kehancuran Kawasan disebabkan orang-orang Zionis? Apakah dia mengabaikan bahwa tanah Suriah diduduki oleh Zionis, Turki, dan AS?” tandas Isa.

Tags: