Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Kontroversi Seputar Jumpa Pers Pertama Biden, dari ‘Lembar Contekan’ Hingga ‘Pertanyaan-pertanyaan Gampang’

Kontroversi Seputar Jumpa Pers Pertama Biden, dari ‘Lembar Contekan’ Hingga ‘Pertanyaan-pertanyaan Gampang’

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Joe Biden akhirnya hadir dalam jumpa pers pertamanya, setelah masuk Gedung Putih lebih dari 2 bulan lalu. Namun jumpa pers ini dibarengi dengan sejumlah kontroversi.

Dilansir Fars, dalam beberapa pekan lalu, tidak munculnya Biden di hadapan wartawan dan berkelitnya dia dari jumpa pers telah memunculkan kesangsian soal kesehatan jasmani dan mentalnya. Akhirnya beberapa waktu lalu, Gedung Putih pun mengumumkan bahwa jumpa pers pertama Biden akan segera diadakan.

Dalam jumpa pers Kamis 25 Maret malam tersebut, Biden hanya mengemukakan pandangan terkait sejumlah isu terbatas. Media-media AS pun menyambut gembira atas “jumpa pers yang nyaris tanpa blunder tersebut”.

Kendati demikian, sebagian orang dan media AS yang lebih jeli mengamati jumpa pers itu, masih meragukan kesehatan jasmani dan mental Biden, juga penguasaan dan kecakapan lidahnya.

Media-media ini menyebut adanya jeda dan waktu berpikir yang lama sebelum Biden mengucapkan kalimat-kalimat berikutnya. Media juga menyinggung blunder Biden yang lupa nama Presiden Afghanistan dan kesalahan pelafalan namanya.

Seorang penulis konservatif AS, Candace Owens dalam cuitannya menulis, ”Biden memegang ‘lembar contekan’ berisi nama dan foto para wartawan yang pertanyaan mereka harus ia jawab. Dia tahu persis apa pertanyaan-pertanyaan yang mesti dijawabnya.”

Presenter acara debat Pilpres 2020, Chris Wallace juga mengkritik Biden karena terlalu bergantung kepada contekan-contekan yang diberikan Gedung Putih kepadanya.

“Terkait semua pertanyaan tentang kebijakan luar negeri yang ditanyakan, Biden, sama seperti Jubir Gedung Putih Jen Psaki, merujuk ke catatan informasi untuk jumpa pers. Dia jelas-jelas membaca dari buku panduan dan poin-poin pidato Gedung Putih,” kata Wallace.

Dia mengaku, selama pengalamannya meliput berita-berita Ronald Reagan atau menyaksikan jumpa pers, dirinya belum pernah melihat seorang Presiden AS yang berpidato dalam jumpa pers berdasarkan poin-poin yang sudah ditentukan sebelumnya.

Dalam jumpa pers itu, Biden juga tidak menunjuk jurnalis Fox News, Peter Doocy untuk mengajukan pertanyaan. Doocy mengatakan, ia punya banyak pertanyaan, tapi tidak diberi peluang.

Mantan Jubir Gedung Putih, Dana Perino menyebut tidak diberikannya kesempatan bertanya kepada Doocy sebagai “tindakan kekanak-kanakan”.

Tags:

1 Komentar

  1. Oji Maret 27, 2021

    Tuhan akan menambahkan rasa takut kedalam dada mereka…
    🙂💪💪

    Balas

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *