Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Maduro Peringatkan Uni Eropa: Venezuela Bukan ‘Halaman Belakang’ Eropa, Hentikan Campur Tangan Anda!

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memperingatkan Uni Eropa untuk menghindari campur tangan atas urusan internal Caracas, menekankan bahwa negara Amerika Latin itu bukan “halaman belakang” blok Eropa.

Maduro membuat pernyataan dalam pertemuan dengan Partai Persatuan Sosialis Venezuela (PSUV) pada hari Selasa, setelah Dewan Eropa mengutuk keputusan Mahkamah Agung Venezuela untuk merombak komposisi Dewan Pemilihan Nasional (CNE) negara tersebut.

“Saya telah membuat pernyataan ke UE: khawatirlah tentang virus Corona, rasisme di UE, dan krisis ekonomi. Jangan main-main dengan Venezuela lagi. [Tetap] jauh dari Venezuela, Uni Eropa, sudahi sudut pandang kolonialis Anda!” tegas Maduro.

Dewan Eropa mengklaim dalam sebuah pernyataan Selasa pagi bahwa keputusan Mahkamah Agung untuk mengusir partai-partai oposisi dari CNE akan “mengurangi ruang demokrasi di negara itu (Venezuela) ke tingkat minimum,” menambahkan bahwa keputusan tersebut akan “menciptakan hambatan tambahan untuk resolusi krisis politik yang mendalam di Venezuela.”

Lebih lanjut, Dewan Eropa mendesak Pemerintah dan oposisi Venezuela “untuk terlibat dalam negosiasi yang bermakna dan inklusif tentang konstitusi CNE dan pencabutan larangan partai-partai oposisi.”

“Semua aktor nasional harus kembali ke meja perundingan, demi kepentingan semua rakyat Venezuela, pada saat situasi kemanusiaan yang rumit menambah krisis politik,” kata Dewan itu.

“Venezuela bukan halaman belakang … Biarkan UE pergi; Saya tidak akan mengatakan kemana karena ini adalah waktu anak-anak [untuk siaran TV], pergi ke neraka, untuk membuatnya lebih halus,” jawab Maduro dengan marah.

Venezuela telah berada dalam kekacauan politik sejak Januari tahun lalu, ketika Guaido secara sepihak menyatakan dirinya sebagai “Presiden Sementara.”

Guaido, yang didukung oleh AS, kemudian melancarkan kudeta yang gagal meski sudah didukung Washington dan sejumlah tentara bayaran.

Washington telah memberlakukan beberapa putaran sanksi yang melumpuhkan negara Amerika Selatan kaya minyak itu, dengan tujuan menggulingkan Maduro dan menggantikannya dengan Guaido.

Blokade ekonomi oleh AS telah menyebabkan penderitaan luar biasa bagi jutaan orang di Venezuela.

Tags: