Pasukan AS Mulai Tarik Diri dari Pangkalan Ain al-Assad di Irak
POROS PERLAWANAN – Sejumlah sumber Irak mengonfirmasi kepada media lokal bahwa proses penarikan pasukan Amerika Serikat dari Pangkalan Ain al-Assad di Provinsi Anbar, Irak, telah dimulai.
Mengutip laporan Al-Sumaria News yang disiarkan IRNA pada Jumat 22 Agustus, penarikan pasukan tersebut berlangsung sejak Kamis malam. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur udara dengan memindahkan personel sekaligus peralatan militer.
Sumber setempat menegaskan bahwa ini merupakan pertama kalinya pasukan Amerika benar-benar meninggalkan pangkalan tersebut. Sebelumnya, hanya peralatan militer yang dipindahkan keluar dari lokasi.
Al-Sumaria News juga melaporkan bahwa berdasarkan keterangan sejumlah pejabat keamanan Irak, Pangkalan Ain al-Assad diperkirakan akan sepenuhnya kosong dari kehadiran Militer Amerika pada awal September 2025.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi perjanjian Baghdad–Washington yang menegaskan berakhirnya misi militer koalisi pimpinan Amerika di Irak. Sesuai kesepakatan, kerja sama kedua negara akan dialihkan menjadi kerja sama di bidang keamanan sipil. Dalam kerangka tersebut, jumlah personel Militer Amerika di Erbil akan dikurangi menjadi kurang dari 500 orang, sementara sisanya dipindahkan ke pangkalan lain di Irak dan Suriah.
Sejak awal proses penarikan, pangkalan ini kerap terlihat ramai oleh konvoi pengangkut kendaraan dan perlengkapan militer.
Pangkalan Ain al-Assad, yang terletak di wilayah barat Anbar, dikenal sebagai salah satu pangkalan militer terbesar di Irak. Pangkalan ini telah digunakan oleh pasukan Amerika sejak 2003 sebagai pusat operasi utama mereka di Irak. Setelah sempat ditinggalkan pada 2011, pasukan Amerika kembali ke negara tersebut dengan alasan memerangi ISIS.
