FBI Gerebek Rumah Mantan Penasihat Keamanan Nasional AS, John Bolton
POROS PERLAWANAN – Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat menggerebek rumah mantan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, John Bolton, sebagai bagian dari penyelidikan terkait penggunaan dokumen rahasia.
Menurut laporan Al Jazeera pada Jumat 22 Agustus, penggerebekan tersebut dikonfirmasi langsung oleh Direktur FBI, yang menegaskan: “Tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum.”
New York Post sebagai media pertama yang melaporkan peristiwa ini, menyebutkan bahwa penggeledahan berlangsung di kediaman Bolton di Bethesda, pinggiran Washington, sejak pukul 07.00 pagi. Operasi ini disebut dilakukan atas instruksi Direktur FBI, Kash Patel.
Sementara itu, Associated Press mengutip sumber internal yang menyatakan bahwa langkah FBI itu merupakan bagian dari investigasi resmi mengenai penggunaan serta penanganan dokumen rahasia negara.
John Bolton pernah menjabat sebagai Duta Besar Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa dan kemudian Penasihat Keamanan Nasional pada masa Pemerintahan pertama Donald Trump. Namun, setelah meninggalkan jabatannya, Bolton berubah menjadi salah satu kritikus paling vokal terhadap Trump, bahkan menyebutnya tidak layak untuk kembali menjabat sebagai presiden.
