Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Rakyat Mesir Tolak Rencana Trump ‘Pindah Paksa Warga Palestina’

Rakyat Mesir Tolak Rencana Trump ‘Pindah Paksa Warga Palestina’

POROS PERLAWANAN – Masyarakat Mesir berkumpul di depan perlintasan Rafah dan menyuarakan penentangan mereka terhadap rencana pemindahan paksa warga Palestina.

Diberitakan al-Alam, warga Mesir menyatakan bahwa perkumpulan tersebut mengirim pesan kepada seluruh dunia. Pesan tersebut adalah: rakyat Mesir serempak membela keamanan dan kepentingan negara mereka, serta mendukung isu-isu bangsa Arab, terutama isu Palestina, dan tak akan membiarkannya terlupakan. Mereka juga siap sepenuhnya menyokong perlawanan rakyat Palestina di hadapan Israel.

Mereka juga mengumumkan dukungan terhadap sikap Presiden Abdel Fatah el-Sisi yang menolak pemindahan paksa warga Gaza.

Berbagai himpunan dan asosiasi Mesir meminta warga mengadakan perkumpulan yang lebih besar untuk menyarakan penentangan terhadap pemindahan paksa warga Gaza.

Dalam pertemuan dengan Presiden Kenya, el-Sisi berkata bahwa negaranya tidak akan berpartisipasi dalam mengusir warga Palestina dari negeri nenek moyang mereka, sebab itu adalah kezaliman tak terampuni dan akan memengaruhi keamanan nasional Mesir.

Jubir Hamas, Hazim Qazim dalam statemennya mengapresiasi sikap el-Sisi dan dukungan Mesir untuk isu Palestina.

Donald Trump sendiri mengeklaim bahwa Mesir dan Yordania akan menerima usulannya terkait pemindahan paksa warga Gaza ke dua negara tersebut.

Hal ini dinyatakan Presiden AS saat ditanya wartawan pada hari Kamis 30 Januari kemarin. Wartawan tersebut bertanya,”Yordania berkata tidak akan menerima para pengungsi Gaza. Apakah Anda bisa melakukan sesuatu agar mereka mau melakukannya? Misalnya dengan memberlakukan tarif atas Yordania?”

Trump mengulang rencananya memindahkan paksa warga Gaza dan 2 kali mengatakan,”Mereka (Yordania) akan melakukannya.”

“Apa yang membuat Anda mengatakan hal ini?”

“Mereka akan melakukannya. Oke? Kita sudah melakukan banyak hal untuk mereka. Mereka akan melakukannya.”

Sebelum ini, Trump mengeklaim bahwa Gaza tidak layak ditinggali dengan adanya banyak kehancuran di sana. Dia meminta dari Mesir dan Yordania untuk memberi tempat kepada warga Gaza.

Tags: