Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Rouhani: Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran, Tanda Putus Asa Musuh Gagal Hentikan Kemajuan Ilmiah Iran

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Presiden Iran Hassan Rouhani menyebut bahwa pembunuhan baru-baru ini terhadap seorang ilmuwan nuklir senior Iran oleh unsur-unsur Zionis adalah kejahatan berat dan tidak manusiawi yang bertujuan untuk mengekang langkah bangsa Iran menuju kemajuan ilmiah.

Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan Kementerian Pertahanan Iran, menjadi sasaran serangan teroris multi-cabang oleh sejumlah penyerang di kota Absard, Provinsi Teheran, pada 27 November.

Pada Rabu, Pemerintah Iran mengatakan Kementerian Intelijen Negara telah mengidentifikasi individu yang terlibat dalam pembunuhan Fakhrizadeh.

“Tanpa diragukan lagi, insiden terorisme ini adalah tanda kegagalan musuh bebuyutan bangsa Iran untuk menghalangi gerakan ilmiah dan penelitian yang diluncurkan oleh para ilmuwan kami,” kata Presiden Iran dalam panggilan telepon dengan mitranya dari Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada hari Kamis, menekankan bahwa “Pemerintah Iran berhak untuk membalas martir ini pada waktunya”.

Kepala Eksekutif Iran mencatat, “Pembunuhan ilmuwan ini adalah kejahatan berat dan tindakan tidak manusiawi.”

Di tempat lain dalam panggilan teleponnya, Rouhani menunjuk pada kerja sama yang sedang berlangsung antara Iran dan negara tetangga Turki, mengatakan, “Kedua negara bertekad untuk mengembangkan hubungan ekonomi dan perdagangan, tetapi sayangnya, sanksi AS telah menghalangi kami untuk melakukannya dan tidak mengizinkan kami untuk melanjutkan kerja sama perdagangan, ekonomi, dan perbankan dengan cara yang mudah.”

Presiden Iran juga menyoroti perlunya lebih banyak konvergensi dan kolaborasi antara Iran dan Turki, terutama dalam hal-hal yang menjadi perhatian internasional, dengan mengatakan, “Iran dan Turki dapat mengurangi perpecahan di dunia Muslim melalui konsultasi dan kerja sama serta dapat mengundang Umat Islam untuk bersatu.”

Presiden Turki, pada bagiannya, menyampaikan duka citanya kepada Pemerintah dan bangsa Iran atas pembunuhan Fakhrizadeh dan menyatakan belasungkawa kepada keluarganya sambil mengutuk keras tindakan terorisme ini.

“Tidak ada keraguan bahwa serangan teroris ini telah menargetkan perdamaian dan ketenangan di wilayah kami,” kata Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Erdogan berharap aktor di balik pembunuhan ini dapat diidentifikasi sesegera mungkin dan diadili.

“Saya berharap plot yang dibuat oleh lingkaran hitam yang ingin menabur ketidakstabilan di wilayah kami dapat digagalkan,” tambah Erdogan.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *