Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Sindrom ‘Hina Jurnalis Wanita’ yang Diidap Trump Tak Kunjung Sembuh

Sindrom ‘Hina Jurnalis Wanita’ Trump Masih Berlanjut

POROS PERLAWANAN – Pola berulang penghinaan yang dilakukan Presiden AS, Donald Trump kepada para jurnalis, terutama jurnalis perempuan, berlanjut kemarin malam dengan insiden lain.

Fars melaporkan, pada Minggu malam 30 November lalu, Donald Trump berbicara dengan para jurnalis di atas pesawat Air Force One. Menanggapi pertanyaan berulang dari seorang jurnalis CBS tentang bagian tubuh mana yang dipindai oleh mesin MRI, ia mengatakan, “Bukan otak saya, karena saya sudah menjalani tes kognitif dan lulus dengan skor sempurna.”

Trump lalu menunjuk ke arah wartawan tersebut dan berkata: “Saya mendapat skor yang sangat baik; sesuatu yang tidak akan pernah bisa Anda dapatkan.”

Sebelum naik ke pesawat, Trump juga menunjuk ke arah seorang wartawan perempuan lain dan berkata, “Kamu juga begitu.”

Sejak awal masa jabatan kepresidenan pertamanya pada 2017 hingga saat ini, Trump telah melontarkan lebih dari 300 hinaan langsung yang terdokumentasikan terhadap jurnalis, terutama jurnalis perempuan. Istilah seperti “berita palsu”, “musuh rakyat”, “menjijikkan”, “bodoh”, dan “jelek” merupakan beberapa istilah yang paling sering digunakan olehnya terhadap para awak media.

Dua minggu lalu, Trump menghina seorang jurnalis perempuan dengan sebutan “seperti babi”.

Pemeriksaan MRI dilakukan untuk mendiagnosis Alzheimer, demensia, dan stroke, kondisi yang semakin dikaitkan dengan Trump dalam beberapa pekan terakhir akibat memar di tangannya dan wajah yang kendur saat upacara peringatan 9/11.

Tags: