Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Statemen Terbaru Netanyahu Picu Amarah Keluarga para Tawanan Israel

Statemen Terbaru Netanyahu Picu Amarah Keluarga para Tawanan Israel

POROS PERLAWANAN – Pernyataan Benyamin Netanyahu bahwa “mengalahkan Hamas” lebih diutamakan ketimbang membebaskan para tawanan telah membuka lapisan baru problem domestik Rezim Zionis.

Diberitakan Fars, PM Israel pada hari Kamis 1 Mei mengumumkan, tujuan utama perang adalah “kemenangan atas Hamas.” Dengan demikian, meski kepulangan para tawanan Israel adalah penting, namun masih menempati prioritas kedua.

Pernyataan Netanyahu tak pelak menyulut murka keluarga para tawanan Israel. Statemen tersebut memanaskan ketegangan antara Kabinet Netanyahu dan keluarga para tawanan.

Dalam beberapa hari terakhir, keluarga para tawanan menuding Netanyahu menghalangi perundingan untuk kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan tawanan. Dia dianggap merintangi kemajuan proses tersebut. PM Israel juga dipandang menyembunyikan informasi terkait kondisi 59 tawanan Israel yang masih berada di tangan Perlawanan.

Kontradiksi dalam statistik yang diumumkan telah memicu kontroversi. Istri PM Israel, Sara Netanyahu, pada Senin lalu mengumumkan, jumlah tawanan Israel yang masih hidup lebih sedikit dari angka resmi yang dikabarkan Netanyahu.

Dari sisi lain, ketegangan politik di tengah Pemerintahan Netanyahu juga terus memanas. Para Menteri radikal Israel, Itamar Ben-Gvir dan Bezalel Smotrich mengancam akan menggulingkan Pemerintahan jika perang di Gaza dihentikan.

Pada hari Kamis kemarin, Asosiasi Keluarga Sandera dan Orang Hilang melontarkan kritik pedas kepada PM Israel. Netanyahu dianggap satu jalur dengan para pejabat radikal Israel seperti Menkeu, Smotrich.

Tags: