POROS PERLAWANAN – Di sebuah ruangan yang remang, hanya diterangi gemuruh mesin komunikasi dan sorot layar monitor, Muhammad Dheif duduk di depan meja yang dipenuhi peta dan dokumen. Tangannya cekatan menandai titik-titik strategis, sementara matanya, yang tersembunyi di balik masker hitam, memancarkan fokus dan keteguhan. Di layar, gambar-gambar medan pertempuran terpampang jelas—ruang operasi Batalion Izzuddin […]