Loading

Ketik untuk mencari

Israel Bakal Pecat Puluhan Dokter Militer Penentang Perang Gaza POROS PERLAWANAN – Media-media Ibrani memberitakan, Militer Israel berencana memecat para dokter militer yang menandatangani petisi penolakan berlanjutnya perang di Gaza. “Sebagian besar para dokter ini berasal dari Pasukan Cadangan. Mereka menolak ditugaskan kembali di kawasan-kawasan perang. Dalam sebuah surat resmi, mereka mendesak agar perang segera dihentikan dan para tawanan dipulangkan,” lapor Ynet, dilansir Fars. Dalam surat yang dikirim kepada Menteri Perang, Yisrael Katz dan Kepala Staf Umum, Eyal Zamir, mereka menyatakan,”Kami para dokter cadangan di berbagai unit Militer Israel mendesak agar para sandera dipulangkan dan perang di Gaza diakhiri.” “Pada 7 Oktober, kami dengan bangga hadir untuk membela Israel. Setelah 550 hari perang yang menelan biaya besar dan banyak kerugian, kini kami merasakan kepedihan mendalam, sebab berlanjutnya perang hanya demi kepentingan politis dan pribadi, tanpa satu pun target keamanan.” Dalam beberapa hari terakhir, Militer Israel telah menginterogasi sekitar 100 dokter militer yang menandatangani surat tersebut. Sumber-sumber media Ibrani melaporkan, para dokter itu ditekan untuk mencabut tanda tangan mereka. Sebelum ini pada Juni 2023, sekitar 300 dokter militer menyatakan protes terhadap rencana reformasi yudikatif Pemerintahan Benyamin Netanyahu. Mereka mengumumkan akan menolak pengabdian di Militer jika reformasi tersebut disahkan. Dalam surat yang ditujukan kepada Menteri Perang Israel, mereka menyatakan tidak lagi memercayai para panglima Militer jika lembaga yudikatif Israel terus digembosi. Dalam beberapa pekan terakhir, suara-suara dalam Militer Israel yang menentang berlanjutnya perang di Gaza kian meningkat, sehingga memicu amarah Netanyahu.