Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Tebar Isu Usang ‘Menurunnya Kesehatan Ayatullah Khamenei’ Kerap Dilakukan Musuh Sejak 13 Tahun Lalu

Tebar Isu Usang 'Menurunnya Kesehatan Ayatullah Khamenei' Kerap Dilakukan Musuh Sejak 13 Tahun Lalu

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, keluarga Syahid Qassem Soleimani dan panitia peringatan Syuhada Muqawamah, Rabu 16 Desember siang ini telah bertemu Pemimpin Revolusi Iran, Ayatullah Ali Khamenei.

Pertemuan ini praktis mementahkan isu yang disebar media-media anti-Revolusi terkait menurunnya kesehatan beliau beberapa hari terakhir.

Beberapa hari lalu, anggota Yayasan Pelestarian Karya-karya Ayatullah Khamenei, Mehdi Fazeli membantah rumor sakitnya beliau. Penelusuran yang dilakukan jurnalis Fars juga menunjukkan, Ayatullah Khamenei masih melakukan kegiatan hariannya seperti biasa.

Faktor penyebab menguatnya isu ini adalah berita yang dimuat majalah AS, Newsweek. Majalah berusia 80 tahun ini mengklaim, Ayatullah Khamenei telah menyerahkan kekuasaan sementara kepada putranya lantaran sakit yang dideritanya!

Setelah itu, muncul sebuah foto editan yang merekayasa running text di kanal televisi Khabar, yang mengabarkan bahwa “Dewan Pakar tengah mengadakan rapat resmi untuk memilih pengganti Ayatullah Khamenei”. Isu ini pun segera ditepis Sekretariat Dewan Pakar dan Kanal Khabar.

Sebagian orang bahkan mengutip kabar sakitnya Pemimpin Iran dari Wakil Provinsi Khuzestan di Dewan Pakar, Ayatullah Abdolkarim Farhani. Ia pun langsung membantahnya dengan tegas.

Newsweek mengambil sumber beritanya dari cuitan Mohammed Ahvazi, figur separatis yang kerap mengumbar isu semacam ini. Kali ini dia mengklaim bahwa “Ayatullah Khamenei telah menyerahkan kekuasaan kepada putranya”.

Berdasarkan investigasi jurnalis Fars, ini bukan kali pertama Ahvazi menyebarkan rumor-rumor. Ia juga pernah merilis rumor senada pada tahun 2013, 2014, dan 2017.

 

Beberapa bulan lalu, sebagian media anti-Revolusi menganggap keberadaan tombol alarm di kursi Ayatullah Khamenei sebagai pertanda ia sedang menderita sakit. Tombol itu terlihat dalam video pidato apresiasi Ayatullah Khamenei terhadap para dokter dan perawat Iran atas jerih payah mereka menangani pandemi Covid-19.

Namun, sebagaimana yang terlihat di foto-foto lain, penggunaan tombol ini untuk memanggil orang-orang di luar ruangan (seperti ruang-ruang kantor lainnya) adalah hal biasa di rumah beliau. Tombol ini bahkan juga ada 10 tahun lalu saat Ayatullah Khamenei menemui para peserta Konferensi Islam.

Isu semacam ini pertama kali dirilis pada 2007. BBC Persia bahkan mengklaim Ayatullah Khamenei telah meninggal. Hoaks ini dipublikasikan secara serius, sehingga para pejabat Iran saat itu harus membantahnya.

Sebagian orang menilai, isu semacam ini bertujuan untuk mengacaukan stabilitas masyarakat. Yang lain berpendapat, tujuannya adalah untuk menjatuhkan pasar ekonomi Iran.

Dalam pertemuan dengan para Komandan Angkatan Udara Iran, Ayatullah Khamenei menyebut psy war dan penebaran isu sebagai bukti kelemahan dan keputusasaan musuh.

“Musuh-musuh Republik Islam mengarang berbagai isu soal kematian dan sakitnya saya, dengan harapan bisa melemahkan semangat rakyat Iran untuk beberapa waktu.”

“Namun mereka tidak sadar, bahwa yang mereka hadapi di Iran bukan satu orang semata, tapi sebuah bangsa yang menjawab konspirasi musuh dengan turun ke jalanan pada 22 Bahman (peringatan kemenangan Revolusi Iran). Mereka akan menunjukkan kekuatan, kewaspadaan, dan konsistensi dalam membela Islam, Revolusi, dan Iran dengan suara lantang,” tandas Ayatullah Khamenei.

Tags: