Loading

Ketik untuk mencari

Amerika

Terpeleset 3 Kali Saat Naik Pesawat, Dugaan Biden ‘Cacat Fisik dan Mental’ Kian Menguat

Terpeleset 3 Kali Saat Naik Pesawat, Dugaan Biden 'Cacat Fisik dan Mental' Kian Menguat

POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Presiden AS Joe Biden terpeleset sampai 3 kali saat naik tangga pesawat Air Force One. Insiden ini memunculkan kembali pertanyaan-pertanyaan tentang kesehatan fisik Biden.

Biden (78 tahun), yang merupakan Presiden tertua AS, akhirnya bisa naik tangga pesawat. Sebelum masuk, ia memberikan salam militer di puncak tangga.

Pada November lalu, Biden pernah mengalami patah kaki saat bermain dengan anjingnya. Setelah itu, ia mengaku berolahraga dengan sepeda terapi untuk menjaga kesehatan badannya.

Demi menunjukkan dirinya masih sehat, Biden kerap berlari pelan menuju podium saat akan berpidato di muka publik.

Kendati demikian, semua ini tak mampu membendung kecurigaan soal kesehatan fisik dan mental Biden.

Pada Kamis lalu, Biden keliru menyebut Wapres Kamila Harris sebagai “Presiden”. Beberapa waktu lalu, ia juga keliru menyebut nama saudarinya alih-alih istrinya.

Dalam wawancara dengan NBC, Biden menggunakan kata “wanita” untuk menyebut suami Harris. Dalam sebuah talk show, ia juga keliru menyebut nama kecil Donald Trump dengan “George”.

Salah satu kesalahan paling terkenal Biden, yang memicu olok-olok Trump, adalah saat ia keliru menyebut persaingan Pilpres 2020 dengan persaingan untuk kursi Senat. Trump mengejek Biden bahwa dirinya tidak tahu bertarung untuk posisi apa.

Ketika mengkritik kinerja Trump dalam menangani pandemi Corona, Biden mengatakan bahwa hingga akhir pidatonya “jumlah korban jiwa Corona di AS akan mencapai 200 juta”, padahal statistik aslinya adalah 200 ribu.

Salah ucap, pelafalan keliru, dan penggunaan kata yang tidak sesuai oleh Biden telah menjadi topik panas di masa kampanye Pilpres AS.

Para legislator Republik kerap menyatakan bahwa kinerja mental dan otak Biden sudah merosot karena ia sudah terlalu tua.

Pada Kamis lalu, seorang politisi Rusia mengklaim bahwa Biden mengidap demensia. Penyataan ini dilontarkan usai Biden menyebut Vladimir Putin sebagai “pembunuh”.

Sebelum ini, psikiater di rumah sakit Lovisenberg di Oslo sekaligus kolomnis harian Nettavisen, Fred Heggen pernah menyinggung serangkaian kekeliruan Biden saat kampanye.

Heggen menulis, ”Mungkin saja saya salah. Tapi saya berpendapat bahwa Biden tampak seperti orang yang menderita demensia akut. Masih ada banyak waktu sebelum Pilpres. Namun jika kondisinya kian memburuk dalam dua tiga bulan ke depan, apa yang akan terjadi?”

Tags:

3 Komentar

  1. Abdullah Hasyim Maret 20, 2021

    Tuhan akan menambahkan rasa takut kedalam dada meraka.. Yang berani berhadapan dengan POROS PERLAWANAN 🙂✌

    Balas
  2. oxvow Maret 24, 2021

    exceptional content, i love it

    Balas
  3. Laverne Juni 9, 2021

    Thank you, I’ve just been searching for information about this subject for a
    long time and yours is the greatest I have came upon till now.

    However, what about the bottom line? Are you certain concerning the supply?

    Balas

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *