Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Tiba di Damaskus, Menlu Iran Bahas Situasi Kritis Kawasan dan Perkembangan Terkini Palestina

POROS PERLAWANAN – Dilansir Press TV, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif memimpin delegasi dalam kunjungannya ke Suriah untuk membahas masalah bilateral dan regional serta perkembangan terbaru di wilayah pendudukan serta agresi rezim Tel Aviv baru-baru ini terhadap situs suci umat Islam.

Berbicara kepada wartawan setelah kedatangannya pada Rabu pagi di Damaskus, Zarif menunjuk pada “peningkatan tindakan kriminal oleh rezim Zionis sejak Hari Quds Internasional” dan “insiden langka yang terjadi di Masjid al-Aqsa dan wilayah pendudukan dan pemboman Gaza”.

Zarif mengatakan bahwa dia berencana untuk membahas situasi Palestina saat ini dengan Presiden Suriah Bashar al-Assad, Menteri Luar Negeri Faisal al-Mekdad dan “teman-teman Suriah dan Palestina lainnya”.

Mengigat bahwa kekejaman Israel terbaru terhadap penduduk Palestina “telah menghasilkan keadaan yang sangat kritis di Kawasan”, diplomat Iran itu lebih jauh menggarisbawahi bahwa “Suriah, sebagai salah satu negara terkemuka di Poros Perlawanan, memainkan peran yang sangat penting dalam masalah ini”.

Awal pekan ini, Penasihat Senior Pemimpin Revolusi Islam Ayatullah Sayyid Ali Khamenei menegaskan kembali bahwa masalah Palestina terus menjadi salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri Republik Islam, menambahkan bahwa Iran akan terus mendukung Palestina baik dalam kata-kata maupun tindakan.

Ali Akbar Velayati membuat pernyataan tersebut dalam webinar pada Minggu yang diadakan oleh Majelis Kebangkitan Islam Sedunia untuk memperingati Hari Quds Internasional.

“Masalah Palestina masih menjadi salah satu masalah [paling] penting dan diprioritaskan untuk kebijakan luar negeri Republik Islam Iran,” kata Velayati, menambahkan bahwa Iran ‘berbagi parit’ yang sama dengan “saudara-saudara Palestina”, tidak hanya dalam politik dan arena diplomatik, tetapi juga di bidang aksi dan perlawanan di medan perang.

Zarif juga mengecam kekejaman Israel baru-baru ini terhadap warga Palestina pada Senin, dengan mengatakan bahwa rezim apartheid tidak hanya mencuri tanah dan rumah warga Palestina, tetapi juga menembaki jemaah yang tidak bersalah di salah satu masjid paling suci bagi Umat Muslim.

Menguraikan agenda kunjungannya ke Suriah pada Rabu, Menteri Iran lebih lanjut berkata, “Kami berada dalam situasi yang sangat sulit dan kami seharusnya mengunjungi Suriah sebelum pemilihannya dan berbicara dengan teman-teman Suriah tentang agenda penting ini.”

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa selain membahas Pemilu Suriah dan dukungan Iran untuk Pemerintah dan rakyat Suriah, ia juga akan mengadakan pembicaraan dengan pejabat tinggi di Damaskus tentang jalan negara untuk rekonstruksi serta memerangi terorisme.

Selama kunjungan tersebut, Zarif akan bertemu dan mengadakan pembicaraan dengan para pemimpin berbagai kelompok Palestina yang berbasis di Suriah tentang situasi dan perkembangan terbaru di lapangan di wilayah yang diduduki Israel.

Tags: