Loading

Ketik untuk mencari

Amerika Palestina

Trump: Saya Berkomitmen Beli dan Miliki Gaza!

Trump: Saya Berkomitmen Beli dan Miliki Gaza!

POROS PERLAWANAN – Presiden AS, Donald Trump kembali mengulang rencana kontroversialnya terkait Gaza. Ia menegaskan bahwa dirinya “berkomitmen untuk membeli dan memiliki Gaza.”

Diberitakan Fars, Trump juga berkata bahwa mungkin ia akan “menyerahkan sebagian dari Gaza kepada negara-negara lain di Timur Tengah untuk direkonstruksi.”

Stasiun televisi al-Jazeera memberitakan, Trump kembali mengeklaim bahwa dirinya akan menjadikan Gaza “sebagai tempat ideal untuk pembangunan masa depan.”

“Gaza adalah sebuah tempat khusus properti dan real estate yang tidak bisa kita lepaskan begitu saja,” ujar Trump.

“Saya akan melindungi orang-orang Palestina. Saya akan memastikan bahwa mreka tidak akan terbunuh.”

Pernyataan ini disampaikan Trump padahal beberapa lalu dia mengirim bom-bom seberat 2 ton kepada Rezim Zionis.

“Saya akan mengkaji sejumlah kasus supaya para pengungsi Palestina mendapatkan izin memasuki AS.”

Trump juga berkata akan menemui Putra Mahkota Saudi, Muhammad bin Salman dan Presiden Mesir, Abdel Fatah el-Sisi. Bin Salman dan el-Sisi sendiri telah menegaskan penolakan terhadap rencana pemindahan paksa warga Gaza. Riyadh dan Kairo juga menentang keras gagasan Trump terkait Gaza.

Trump kembali mengulang idenya tentang Kanada. Menurutnya, alangkah baiknya jika Kanada “menjadi negara bagian ke-51 AS.”

Ide Trump untuk memindahkan paksa warga Gaza ke negara-negara seperti Yordania dan Mesir telah memicu respons keras berbagai pihak, bahkan sejumlah pihak di Israel.

Penulis Israel, Uri Misgav, dalam artikelnya di Haaretz menyatakan,“Tak bakal ada pemindahan paksa dari Gaza. Orang-orang AS tidak akan membuat ‘Riviera’ di sana. Tak ada program apa pun, juga tak ada persiapan apa pun. Tak ada yang bakal bersedia menerima 2 juta warga Palestina di negerinya.”

“Kita tidak sedang berada di saat-saat Perang Dunia II. Trump hanya mengigau, dan memang itulah metodenya. Di masa lalu, dia mengusulkan pembangunan hotel-hotel di Korut, alih-alih rudal-rudal nuklir.”

“Sejak terpilih (sebagai Presiden AS), Trump bicara soal serangan ke Panama, menduduki Greenland, dan mencaplok Kanada. Kita sudah cukup dewasa, sehingga kita mesti ingat bahwa Trump pernah bicara satu kali tentang penggabungan Tepi Barat ke Israel saat bertemu Netanyahu.”

Tags: