Ulama Sunni Iran: Tahrir al-Sham Wajib Mendukung Rakyat Palestina
POROS PERLAWANAN – Ketua Pusat Islam Besar Kota Sanandaj, Mamosta Bahmani menyerukan kepada para ulama di kawasan Syam untuk merasa bertanggung jawab terhadap perjuangan rakyat Palestina. Menurutnya, penting mendukung rakyat Palestina dan Poros Perlawanan dalam menghadapi agresi rezim Zionis.
Dalam wawancara yang dikutip dari Kantor Berita Pertahanan Suci pada Kamis 19 Desember, Mamosta Bahmani membahas sikap kelompok bersenjata Suriah terhadap kelompok Perlawanan Palestina yang tinggal di negara tersebut. Ia menegaskan bahwa Poros Perlawanan bukan hanya milik Suriah atau negara tertentu, melainkan merupakan gerakan yang tersebar di seluruh dunia Islam.
“Pembebasan Palestina adalah tujuan utama dari Poros Perlawanan. Perjuangan ini adalah kewajiban bersama bagi seluruh umat Islam di berbagai negara, bukan hanya tanggung jawab satu bangsa,” tegasnya.
Kritik terhadap Pemerintahan di Kawasan
Ulama kharismatik Ahlusunah itu juga mengkritik sejumlah Pemerintahan di Kawasan yang menurutnya tidak memiliki legitimasi dari rakyat mereka sendiri. Ia mengatakan, “Beberapa Pemerintahan di Kawasan ini hanya bergantung pada dukungan Amerika Serikat dan rezim Zionis. Tanpa dukungan rakyat, keberadaan mereka sangat rapuh.”
Ia memperingatkan kelompok bersenjata seperti Tahrir al-Sham akan gagal jika tidak menjadikan pembelaan terhadap Palestina sebagai salah satu dasar perjuangan mereka.
“Jika masa depan perjuangan Tahrir al-Sham tidak didasarkan pada pembelaan terhadap Palestina, kelompok ini pasti akan menghadapi kekalahan,” tambahnya.
Keprihatinan terhadap Situasi Palestina
Mamosta Bahmani menyoroti penderitaan rakyat Palestina akibat agresi Israel dan sekutunya. “Mereka yang mengikuti situasi Palestina sudah tahu betapa menderitanya rakyat di sana. Lebih dari lima puluh ribu warga Palestina telah menjadi martir akibat serangan brutal Israel dan bom-bom Amerika Serikat. Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya dengan penuh keprihatinan.
Menurutnya, dukungan terhadap Palestina adalah kewajiban syariat bagi setiap kelompok Islam yang mengeklaim memimpin atas dasar nilai-nilai agama.
“Jika kelompok Tahrir al-Sham benar-benar memerintah berdasarkan syariat Islam, maka mereka harus mendukung perjuangan rakyat Palestina,” tegasnya.
Seruan Kepada Ulama Syam
Mengakhiri pernyataannya, Mamosta Bahmani mengarahkan pesan khusus kepada para ulama di kawasan Syam, termasuk Suriah.
“Kami meminta kepada ulama Syam untuk menunjukkan rasa tanggung jawab mereka. Ulama harus mendukung rakyat Palestina dan Front Perlawanan dalam menghadapi agresi rezim Zionis. Dukungan ini bukan hanya kewajiban moral, melainkan juga bagian dari amanah agama yang harus dipenuhi,” pungkasnya.
Laporan ini menyoroti urgensi solidaritas dunia Islam terhadap perjuangan rakyat Palestina sebagai salah satu pilar utama dalam melawan dominasi dan agresi Zionisme.
