Loading

Ketik untuk mencari

Yaman

Dalam 13 Bulan Terakhir, Pasukan Yaman Berhasil Obrak-abrik 246 Kapal Terkait dengan Rezim Zionis

POROS PERLAWANAN – Pasukan bersenjata Yaman, yang berafiliasi dengan Ansharullah, melaporkan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap 246 kapal yang terkait dengan rezim Zionis selama 13 bulan terakhir. Serangan ini disebut sebagai bagian dari dukungan Yaman terhadap perjuangan rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Menurut laporan jaringan Al-Masirah yang dirilis pada Rabu 18 Desember, Angkatan Bersenjata Yaman mulai menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan Israel sejak awal operasi solidaritas dengan Gaza. Operasi ini dimulai sebagai tanggapan atas agresi Israel terhadap Gaza, yang selama lebih dari 14 bulan terakhir menjadi sasaran blokade dan serangan genosida.

Serangan pertama dilakukan pada 19 November 2023 (28 Aban 1402) terhadap kapal Galaxy Leader, yang diketahui dimiliki oleh entitas yang berhubungan langsung dengan Israel. Sejak saat itu, pasukan Yaman telah menyerang kapal-kapal lain yang beroperasi di Laut Merah, Laut Makran, dan Samudra Hindia.

Jaringan Al-Masirah melaporkan operasi ini akan terus berlanjut hingga Israel menghentikan agresinya terhadap Gaza dan mencabut blokade yang telah melumpuhkan wilayah tersebut. Dalam pernyataan resmi, Yaman menyatakan serangan mereka menggunakan rudal dan drone tidak hanya menargetkan kapal-kapal yang terkait dengan rezim Zionis, tetapi juga wilayah Pendudukan Israel, termasuk Tel Aviv.

Tanggapan Koalisi Pimpinan Amerika Serikat

Sebagai respons atas serangan-serangan tersebut, koalisi pimpinan Amerika Serikat mulai meningkatkan serangan udara terhadap wilayah-wilayah Yaman sejak awal 2024. Serangan itu bertujuan untuk menekan Ansharullah agar menghentikan operasi militernya terhadap kapal-kapal yang berafiliasi dengan Israel.

Lebih lanjut, laporan menyebutkan keterlibatan langsung Amerika Serikat dan Inggris dalam konflik ini meningkat pada Januari 2024. Pasukan bersenjata Yaman pun memperluas daftar target mereka dengan memasukkan kapal-kapal milik Amerika Serikat dan Inggris sebagai sasaran.

Genosida di Gaza

Sejak 7 Oktober 2023, Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Gaza, yang oleh banyak pihak disebut sebagai Perang Genosida. Serangan ini telah menewaskan lebih dari 152 ribu warga Palestina, termasuk wanita dan anak-anak. Agresi tersebut menjadi pemicu utama bagi Yaman untuk melancarkan serangan balasan terhadap entitas yang terkait dengan Israel di perairan internasional.

Pasukan bersenjata Yaman menegaskan tindakan mereka adalah bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina yang terus menjadi korban agresi brutal rezim Zionis. Mereka juga menyerukan komunitas internasional untuk menghentikan blokade Gaza dan menghentikan tindakan agresi Israel di wilayah tersebut.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *