Loading

Ketik untuk mencari

Eropa

Uni Eropa Keluhkan Minimnya Cadangan Senjata Akibat Bantu Ukraina

Uni Eropa Keluhkan Minimnya Cadangan Senjata Akibat Bantu Ukraina

POROS PERLAWANAN – Menyusutnya jumlah cadangan persenjataan dan perangkat militer negara-negara Eropa dikeluhkan oleh pejabat senior Uni Eropa, menyusul pengiriman bantuan terus-menerus Benua Biru kepada Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Staf Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Joseph Borrell mengabarkan bahwa sebagian besar gudang senjata negara-negara Eropa telah kosong gara-gara bantuan alutsista untuk Kiev.

Dikutip Fars dari RIA Novosti, Borrell dalam pidato di Parlemen Eropa mengatakan bahwa cadangan persenjataan di negara-negara Eropa telah menyusut seiring berlanjutnya pengiriman bantuan untuk Ukraina.

“Cadangan perangkat militer sebagian besar negara-negara anggota (Uni Eropa), sudah banyak menyusut, jika tidak bisa dikatakan telah habis. Sebab kita terus memberikan sejumlah besar (persenjataan) kepada Ukraina,” kata Borrell.

Dia lalu mendesak agar negara-negara anggota Uni Eropa mengisi kembali gudang senjata mereka. Sebab, ia mengklaim, tindakan ini akan mengurangi biaya.

Sebelum ini, Wall Street Journal edisi Selasa 30 Agustus mengutip dari pejabat Kemenhan AS (Pentagon), yang berkata bahwa perang di Ukraina dan bantuan-bantuan Washington untuk Kiev telah menguras sebagian cadangan logistik utama Tentara AS.

Laporan ini menyebutkan bahwa Pentagon juga dinilai lamban dalam menyediakan dan mengganti stok logistik ini. Hal ini memicu kekhawatiran di tengah para petinggi AS soal pelemahan kesiapan militer akibat menipisnya logistik mereka.

Para pejabat militer AS mengatakan kepada Wall Street Journal, ”Dalam 6 bulan lalu, AS telah mengirim 16 peluncur roket HIMARS, ribuan pucuk pistol, drone, rudal, dan perangkat militer lain ke Ukraina. Sebagian besar perangkat ini, termasuk logistik, diambil langsung dari gudang senjata Militer AS. Hal ini membuat kosongnya cadangan logistik, yang disisihkan untuk ancaman-ancaman tak terduga.”

Menurut para pejabat militer dan legislator AS, ada beberapa faktor yang menyebabkan kelangkaan logistik utama Militer AS. Faktor terpenting adalah kelambanan administratif Pentagon dalam mengajukan kesepakatan-kesepakatan baru guna menggantikan logistik-logistik yang sudah terpakai.


Fatal error: Allowed memory size of 134217728 bytes exhausted (tried to allocate 20480 bytes) in /www/wwwroot/porosperlawanan.com/public_html/wp-includes/wp-db.php on line 2135