Upaya Lieberman dan Bennett Gulingkan Kabinet Netanyahu
POROS PERLAWANAN – Pemimpin Partai Israel Beiteinu, Avigdor Lieberman dan mantan PM Israel, Naftali Bennett bertemu pada hari Rabu 27 Agustus kemarin. Mereka membicarakan kemungkinan membentuk daftar kampanye gabungan untuk mengalahkan Kabinet Benyamin Netanyahu.
Diberitakan Fars, kedua belah pihak juga berdiskusi tentang berbagai isu, terutama cara-cara menggulingkan Netanyahu dengan cepat. Kantor Lieberman dalam statemennya mengumumkan, tindakan tersebut bertujuan untuk “mereformasi Israel.”
Berdasarkan statemen itu, Lieberman dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya koordinasi antarpartai di Israel untuk membentuk Kabinet mendatang.
Lieberman dan Bennett adalah 2 politisi ternama di Tanah Pendudukan. Jika mereka berkoalisi dan partai-partai oposisi seperti Yesh Atid, bahkan partai-partai menengah, bergabung dengan mereka, koalisi ini akan mendapatkan lebih dari 60 kursi di Knessett. Dengan demikian, mereka bakal mendapatkan mayoritas yang dibutuhkan untuk menyingkirkan Netanyahu dari kekuasaan.
Pertemuan kemarin bukan merupakan upaya gabungan pertama antara Lieberman dan Bennett. Pada musim panas 2024 lalu, mereka juga bertemu di salah satu kafe Tel Aviv dan membahas partisipasi gabungan dalam kampanye.
Figur kunci dalam proses pendekatan kedua belah pihak adalah Ayelet Shaked, mantan Menteri Kehakiman dan mitra Bennett di Partai Yamina. Berbagai laporan menyebutkan bahwa dalam beberapa bulan terakhir, Shaked bertemu beberapa kali dengan kedua belah pihak. Dia secara terbuka mendukung ide menyatukan para penentang Netanyahu. Shaked meyakini bahwa “aliansi Lieberman dan Bennett bisa berujung kepada pembentukan Kabinet mendatang.”
Kendati begitu, perundingan masih belum mendapatkan hasil final untuk menyatukan kedua partai dalam sebuah daftar. Perselisihan utama adalah penentuan posisi pertama dalam daftar kampanye. Masing-masing politisi menganggap dirinya layak memimpin Kabinet mendatang. Kesepakatan soal siapa yang lebih pantas bakal sulit diwujudkan.
Menurut jajak pendapat terbaru, Bennett berharap mendapatkan suara terbanyak dengan partai independen. Sementara Lieberman berusaha menambah kursi partainya, yang mungkin bisa mencapai 14 kursi.
