Yaman Serang Bandara Ramon dan Wilayah Negev dengan Pesawat Tak Berawak
POROS PERLAWANAN – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan telah melancarkan serangan drone terhadap sejumlah target militer di Wilayah Pendudukan Palestina, termasuk Bandara Ramon dan wilayah Negev.
Dikutip dari Al-Masirah pada Minggu malam 14 September, Juru Bicara Militer Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Saree menyampaikan bahwa empat pesawat tak berawak (drone) berhasil digunakan dalam serangan tersebut. Tiga drone dikirim untuk menyerang Bandara Ramon di wilayah Umm al-Rishrash, sementara satu lainnya menargetkan posisi militer di wilayah Negev, Palestina yang Diduduki.
“Serangan ini berhasil mencapai targetnya, berkat rahmat Allah,” kata Jenderal Saree dalam pernyataan resmi.
Ia menegaskan bahwa operasi tersebut merupakan bagian dari komitmen Yaman dalam membela rakyat Palestina dan melawan agresi Zionis di Wilayah Pendudukan.
“Agresi kriminal terhadap bangsa kami tidak akan melemahkan tekad dan keteguhan rakyat Yaman,” tambahnya. “Kami menjalankan kewajiban agama, moral, dan kemanusiaan untuk membela Palestina.”
Brigjen Saree juga menyatakan bahwa segala upaya untuk melemahkan posisi Yaman dalam mendukung Poros Perlawanan akan gagal, seperti yang telah terbukti dalam berbagai kesempatan sebelumnya.
Sementara itu, media berbahasa Ibrani melaporkan bahwa ledakan keras terdengar di sekitar Bandara Ramon, diikuti oleh bunyi sirene di kawasan tersebut. Sirene juga dilaporkan berbunyi di wilayah pelabuhan Umm al-Rishrash, selatan Palestina yang Diduduki.
Belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Israel terkait dampak atau kerusakan akibat serangan ini, namun insiden tersebut menambah ketegangan di Kawasan, menyusul meningkatnya eskalasi konflik di Jalur Gaza dan dukungan terbuka sejumlah pihak terhadap perjuangan Palestina.
