Yaman Serang Negev, Eilat, Ashkelon, Ashdod, dan Tel Aviv dengan 8 Drone
POROS PERLAWANAN – Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan operasi militer skala besar yang menargetkan sejumlah Wilayah Pendudukan Israel, termasuk Negev, Eilat (Umm al-Rishrash), Ashkelon, Ashdod, dan Tel Aviv (Yaffa), menggunakan delapan pesawat tak berawak.
Menurut Kantor Berita Tasnim, pada Senin 8 September, Juru Bicara Militer Yaman, Brigjen Yahya Saree menyatakan bahwa salah satu drone berhasil menghantam langsung Bandara Ramon sehingga menghentikan aktivitas penerbangan di lokasi tersebut.
Ia merinci, tiga drone lainnya menyerang dua target militer sensitif di Negev, sementara drone keempat menghantam sasaran utama di Ashkelon. Di Ashdod, dua drone dilaporkan mengenai target utama, dan sebuah drone lain menyerang Bandara Ben Gurion (El-Led).
Saree menegaskan bahwa operasi tersebut “berhasil mencapai tujuannya” dan menyebut sistem pertahanan udara Israel serta Amerika gagal mendeteksi sebagian serangan.
“Operasi militer kami akan terus ditingkatkan dan kami tidak akan mundur dari posisi mendukung Gaza, berapa pun biayanya,” tegasnya. Ia juga memperingatkan maskapai penerbangan bahwa bandara di Wilayah Pendudukan Israel “tidak aman dan akan tetap menjadi sasaran”.
Kepada pemukim Israel, Saree menyatakan bahwa kepemimpinan Zionis telah “menipu rakyatnya sendiri” dan menegaskan Yaman memiliki kemampuan menyerang sistem pendukung dan target sensitif Israel.
Militer Yaman menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa operasi akan berlanjut hingga agresi Israel terhadap Gaza dihentikan dan pengepungan berakhir.
