Apa Tujuan Israel Kirim 2 Batalion Lagi ke Operasi Darat di Gaza?
POROS PERLAWANAN– Seorang pakar masalah militer, Brigjen Abdurrahman Shuhaitali menyebut tujuan Israel memasukkan 2 batalion lagi ke operasi darat di Gaza adalah untuk “mengesankan Tel Aviv sebagai pemenang dalam perang.”
“Pertama, perang ini bukan antara dua Militer. Pendudukan sebuah wilayah juga bukan berarti kemenangan sebuah Militer. Sebenarnya perang ini antara Militer dan pasukan Perlawanan. Tiap kali Militer Israel bergerak maju, Perlawanan akan bertindak sedemikian rupa agar berhadapan langsung dengan musuh dan tidak membiarkannya menggunakan senjata modern, baik pesawat, rudal, artileri, dan selainnya,” tutur Shuhaitali kepada al-Alam.
“Masuknya IDF ke Gaza tidak berarti bahwa mereka menang. Tapi artinya adalah bahwa para komandan IDF ingin memberi kesan kepada para atasan bahwa mereka sedang menjalankan tugas.”
“Yang penting adalah setelah kita akan menyaksikan reaksi Perlawanan dalam operasi serangan balik kepada musuh.”
“Israel telah melibatkan beberapa batalion dari utara dan timur dalam perang. Mereka lalu dipindahkan ke selatan dan Khan Yunis. Baru-baru ini, IDF mengumumkan telah menerjunkan 2 batalion lagi ke medan tempur. Ini berarti bahwa ada 2 front baru yang mulai terbuka. Kita akan segera mengetahui di manakah 2 front baru ini,” imbuh Shuhaitali.
Menurutnya, tampaknya 2 batalion ini akan dikirim ke Rafah untuk mengesankan bahwa IDF telah ditempatkan di utara dan selatan Gaza, sehingga terkesan bahwa “Israel telah meraih kemenangan final.” Setelah itu, baru Israel akan bicara soal gencatan senjata.
“Israel dengan memublikasikan klip saat tank-tanknya melintasi Rafah berusaha mengesankan bahwa mereka telah sampai ke perbatasan Mesir. Pada akhirnya, dengan memublikasikan foto dan video dari pesisir selatan Gaza, Israel akan mengeklaim telah menduduki kawasan ini sepenuhnya,” kata Shuhaitali.
