Maduro Tekankan Perlunya Persatuan Dunia Islam dan Selatan untuk Bela Palestina
POROS PERLAWANAN – Presiden Venezuela, Nicolas Maduro menekankan perlunya membangun persatuan kuat antara masyarakat negara-negara Islam dan negara-negara di Selatan untuk membela hak-hak rakyat Palestina.
Dalam pernyataannya yang disiarkan pada program mingguan, seperti dilaporkan oleh Al Mayadeen pada Selasa 5 November, Maduro mengutuk keras tindakan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu yang ia sebut “sangat menjijikkan”.
Maduro menyerukan masyarakat Arab, Islam, dan negara-negara di Selatan untuk bersatu, baik di tingkat rakyat maupun pemerintah. Ia mendorong terciptanya opini publik yang kokoh dan mendukung pemerintah-pemerintah yang berani dalam membela Palestina.
“Kita perlu menghadirkan persatuan yang aktif di jalanan, dengan dukungan tegas dari pemerintahan-pemerintahan yang memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina,” ujar Maduro.
Dalam pernyataannya, Maduro juga mengungkapkan rasa sakitnya terhadap apa yang ia sebut sebagai “perang genosida” yang dilakukan terhadap Palestina. Ia menyoroti bagaimana konflik tersebut telah dimanfaatkan oleh industri militer Amerika Serikat untuk keuntungan besar.
“Perang ini telah menjadi bisnis yang menguntungkan bagi industri militer Amerika,” tambahnya, sembari menyoroti dampak ekonomi dari peperangan tersebut.
Maduro menegaskan pentingnya supremasi hukum internasional dalam menangani konflik ini, dan mengajak seluruh pihak untuk membangun solidaritas global yang nyata dalam mendukung perjuangan Palestina.
