Dalam 399 Hari Terakhir, Israel Jatuhkan Lebih dari 85 Ribu Ton Bom ke Lingkungan Warga Sipil Tak Bersenjata di Gaza
POROS PERLAWANAN – Kantor Informasi Pemerintah di Gaza sebagaimana dilansir Kantor Berita Farsnews pada Jumat 8 November, mengumumkan bahwa dalam 399 hari terakhir, militer Israel telah menjatuhkan lebih dari 85 ribu ton bom dan berbagai jenis roket ke wilayah Gaza yang dihuni oleh warga sipil tak bersenjata.
Laporan ini menyebutkan bahwa jumlah bahan peledak yang dijatuhkan setara dengan sekitar 233 kilogram bahan peledak per meter persegi luas Gaza, angka yang mengerikan dan bahkan melebihi skala pengeboman selama Perang Dunia II.
Lebih lanjut laporan juga mengungkap penggunaan berbagai jenis bom dan roket, termasuk fosfor putih yang dilarang oleh hukum internasional, yang menyebabkan kerusakan lingkungan sangat parah di Gaza. Fosfor putih ini mengancam jiwa manusia dan hewan, serta menempatkan kesehatan warga Gaza dalam risiko serius.
Di sisi lain, Badan Perlindungan Lingkungan Palestina memperingatkan bahwa serangan-serangan ini telah menyebabkan bencana kesehatan dan lingkungan, dengan ratusan ribu warga Gaza dalam bahaya besar yang dapat berdampak hingga generasi mendatang.
Kerusakan yang terjadi pada infrastruktur sumber daya air juga menyebabkan air tercemar merembes ke dalam lapisan air tanah, yang secara langsung mengancam kualitas air minum di wilayah tersebut.
Badan Perlindungan Lingkungan Palestina mendesak PBB dan komunitas internasional untuk segera mengambil tindakan, menghentikan serangan ini, mencegah penggunaan lingkungan sipil sebagai target militer, dan menerapkan hukum internasional.
Laporan ini juga menyoroti tentang aksi para pemukim Israel di Tepi Barat yang Diduduki, yang setiap tahun memompa sekitar 40 juta meter kubik limbah yang belum diolah ke tanah-tanah Palestina. Selain itu, mereka juga merusak sejumlah besar lahan di Palestina, di antaranya dengan menebangi pohon-pohon, dan melakukan pengerusakan lainnya di lingkungan setempat.
