Menlu Irak Tegaskan Iran Takkan Serang Israel dari Wilayahnya
POROS PERLAWANAN– Menlu Irak, Fuad Hossein menanggapi sejumlah laporan media Barat, termasuk Axios, yang mengeklaim bahwa Iran akan menyerang Israel dari wilayah Irak.
“Para pejabat Irak membantah akan menggunakan wilayah Irak untuk menyerang Israel. Iran tidak pernah punya niat semacam itu,” kata Hossein, diberitakan Fars.
Dalam wawancara dengan kanal Kurdi, Zagros, Hossein membantah rumor serangan potensial Iran ke Israel dari tanah Irak. Ia menegaskan bahwa tidak terlihat tanda-tanda Iran akan mengambil tindakan tersebut.
Ia juga menyinggung situasi rawan politik, ekonomi, dan keamanan Irak. Hossein berkata bahwa negaranya tidak punya kapasitas untuk terlbat dalam sebuah perang baru.
Hossein menyatakan, PM Irak secara rutin menjalin kontak dengan para komandan faksi-faksi Perlawanan negara tersebut. Mereka menegaskan tidak akan melakukan tindakan yang memicu perang di Irak.
Di bagian lain wawancaranya, Menlu Irak bicara tentang kesepakatan keluarnya Pasukan Koalisi AS dari Irak. Menurutnya, kekuatan kelompok-kelompok Takfiri seperti ISIS telah berkurang. Mereka hanya mengandalkan sel-sel tidurnya. Hossein menegaskan, Angkatan Bersenjata Irak dan Peshmarga mampu mengatasi krisis ini.
Sehubungan dengan penggunaan zona udara Irak, Hossein menyatakan bahwa menggunakan zona udara Irak tanpa izin Pemerintah Baghdad adalah perbuatan terlarang. Hal ini telah disampaikan Pemerintah Irak kepada PBB.
“Serangan dari tanah Irak akan membuat negara ini berada di ambang serangan asing. Kami berharap Irak tidak menjadi medan konfrontasi AS dan Iran,” kata Hossein.
Pada Selasa lalu, Dewan Keamanan Nasional Irak menyebut laporan Axios sebagai “klaim dusta.” Laporan itu dinilai bertujuan untuk membenarkan agresi ke Irak dan pelanggaran keutuhan wilayahnya.
