Loading

Ketik untuk mencari

Arab Saudi

Pernyataan KTT Arab dan Islam: Kutuk Agresi Israel, Desak Bantuan Kemanusiaan Segera Masuk ke Gaza dan Lebanon

POROS PERLAWANAN — Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan di Riyadh pada Selasa 12 November, di akhir KTT Luar Biasa Arab dan Islam, para pemimpin negara-negara Arab dan Islam mengutuk keras agresi Israel di Gaza dan Lebanon. Mereka menyerukan Dewan Keamanan PBB untuk segera mengeluarkan resolusi yang mengikat guna menghentikan serangan di Gaza, memastikan bantuan kemanusiaan segera masuk, dan mendesak penggalangan dukungan internasional untuk membekukan keanggotaan Israel di Majelis Umum PBB.

 

Dukungan bagi Hak Palestina dan Penolakan Upaya Israel di Yerusalem Timur

Para pemimpin menegaskan dukungan penuh bagi rakyat Palestina dalam memperoleh hak-hak sah mereka, terutama hak untuk kemerdekaan dan pembentukan negara berdaulat di perbatasan 4 Juni 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota. Mereka juga menolak setiap upaya Israel untuk mengubah karakter Yerusalem Timur serta memperkuat cengkeraman penjajahannya, yang mereka anggap tidak sah menurut hukum internasional.

Pentingnya Stabilitas dan Keamanan untuk Lebanon

KTT ini juga menggarisbawahi dukungan penuh terhadap stabilitas, keamanan, dan kedaulatan Lebanon. Para pemimpin mengecam serangan yang secara sengaja menargetkan Angkatan Bersenjata Lebanon dan warga sipil. Mereka menekankan pentingnya segera memilih presiden baru untuk Lebanon guna mengakhiri ketidakpastian politik di negara tersebut, serta menyerukan bantuan ekonomi mendesak untuk mengurangi dampak krisis yang dipicu oleh agresi Israel.

Desakan Penghentian Serangan di Gaza dan Penyelidikan Internasional atas Kejahatan Perang

Para pemimpin meminta Dewan Keamanan PBB segera mengeluarkan keputusan yang mengikat untuk menghentikan serangan Israel di Gaza dan memastikan akses bantuan kemanusiaan yang cepat. Mereka mengutuk keras tindakan Israel yang dianggap sebagai kejahatan mengejutkan terhadap warga Gaza dan menyerukan penyelidikan independen guna menuntut pertanggungjawaban pihak-pihak yang terlibat.

Pernyataan KTT ini juga mengecam kebijakan hukuman kolektif yang diterapkan Israel terhadap warga sipil di Gaza. Para pemimpin mendesak komunitas internasional untuk mengambil langkah cepat demi mengakhiri krisis kemanusiaan di Gaza, serta mendukung program rekonstruksi di wilayah tersebut. Mereka juga menyerukan dukungan bagi Palestina untuk memperoleh status keanggotaan penuh di PBB serta penegakan hak penentuan nasib sendiri bagi rakyat Palestina.

Dukungan untuk Pembekuan Keanggotaan Israel di PBB

Para pemimpin KTT mendesak mobilisasi dukungan internasional untuk membekukan keanggotaan Israel di Majelis Umum PBB dan Badan-badan PBB lainnya. Mereka menyerukan kepada semua negara untuk menghentikan penjualan senjata ke Israel, serta mengajukan pesan bersama kepada Dewan Keamanan PBB mengenai hal ini.

Selain itu, mereka mendorong Mahkamah Pidana Internasional agar mempercepat penerbitan surat perintah penangkapan bagi pejabat dan personel militer Israel yang diduga melakukan kejahatan terhadap rakyat Palestina. Pernyataan tersebut mengutuk standar ganda dalam perlakuan internasional terhadap Israel dan menuntut penghormatan penuh terhadap hukum internasional dan Piagam PBB.

Seruan untuk Perdamaian Berkeadilan di Timur Tengah

Para pemimpin menegaskan bahwa perdamaian yang adil dan menyeluruh di Kawasan hanya mungkin dicapai dengan mengakhiri Pendudukan Israel di seluruh wilayah Arab yang Diduduki sejak tahun 1967. Mereka mengutuk tindakan Israel yang dinilai sebagai serangan terhadap situs-situs suci Islam dan Kristen di Yerusalem, yang bertujuan mengubah identitas religius kota tersebut.

Para pemimpin juga menekankan perlunya dukungan kemanusiaan yang berkelanjutan bagi korban konflik di Gaza dan Lebanon, serta menolak keras setiap upaya untuk merelokasi paksa warga Palestina baik di dalam wilayah mereka maupun ke luar negeri.

Kecaman atas Serangan Israel di Suriah dan Seruan untuk Pembebasan Golan

Selain mengutuk eskalasi serangan Israel terhadap wilayah Suriah, para pemimpin juga menyerukan diakhirinya Pendudukan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Mereka menugaskan komite gabungan Arab-Islam yang dibentuk dalam KTT ini untuk melanjutkan upaya penghentian agresi Israel serta menggalang dukungan internasional.

Sebagai penutup, para pemimpin mengutuk pernyataan yang penuh kebencian dari beberapa menteri Israel serta menuntut pertanggungjawaban di tingkat internasional. Mereka juga menginstruksikan Sekretaris Jenderal Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk bekerja sama guna memastikan terlaksananya seluruh butir-butir pernyataan tersebut.

Tags: