Usulan Mohsin Rezai Bentuk ‘Tentara Islam Bersatu’ Hadapi Ancaman Zionis
POROS PERLAWANAN – Pada Kamis, 14 November, Mohsin Rezai, anggota Dewan Kebijaksanaan Negara Iran, mengusulkan pembentukan sebuah “Tentara Islam Bersatu” sebagai langkah konkret untuk menghadapi agresi Zionis. Berbicara di Mashad, Rezai menekankan pentingnya solidaritas antara negara-negara Islam dalam mengatasi ancaman yang semakin nyata di kawasan Timur Tengah.
Menurutnya, tentara gabungan ini akan terdiri dari batalyon-batalyon yang dikirim oleh setiap negara Muslim, membentuk kekuatan militer bersatu yang siap menghadapi segala bentuk invasi dan menghalangi rencana Zionis dan Amerika. “Dengan terbentuknya kekuatan ini, Zionis dan Amerika akan berpikir ulang untuk melancarkan serangan darat di wilayah-wilayah sensitif seperti Gaza dan Lebanon. Mereka tahu bahwa pengiriman pasukan dalam jumlah besar, seperti 150 ribu marinir yang dikerahkan di Irak, tidak akan mudah dilakukan lagi,” jelas Rezai.
Ancaman Militer dan Ketidakstabilan Regional
Sebagai anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Rezai juga memperingatkan bahwa serangan dari musuh tidak hanya akan datang dalam bentuk fisik, melainkan juga melalui taktik yang lebih kompleks untuk mengacaukan stabilitas regional. Dia menyoroti upaya musuh dalam merusak keamanan udara negara-negara Timur Tengah dan memicu kerusuhan di pusat-pusat urban yang strategis.
“Keamanan kita tidak hanya dijaga oleh pasukan bersenjata, tetapi juga oleh masyarakat yang tetap waspada. Pengorbanan para pemuda pemberani seperti Syahid Ghayour Asli menjadi pilar utama yang menjaga stabilitas negara ini,” kata Rezai. Dia menambahkan bahwa dukungan rakyat, terutama melalui pergerakan-pergerakan revolusioner seperti Hari Quds, 22 Bahman, dan 13 Aban, berperan vital dalam membangun kekuatan bangsa Iran.
Kewaspadaan Rakyat sebagai Pilar Pertahanan
Rezai menekankan bahwa keterlibatan aktif rakyat menjadi kunci strategi pertahanan Iran dalam merencanakan langkah-langkah militer yang akan diambil. Dia percaya bahwa kesadaran kolektif akan membantu Iran dan sekutunya untuk memenangkan pertempuran melawan Zionis di berbagai front.
“Kewaspadaan rakyat adalah fondasi bagi strategi militer kita. Jika rakyat terus waspada, insya Allah, kita akan menyaksikan kekalahan besar Zionis, bahkan sebelum konflik ini meluas ke Suriah atau negara-negara tetangga lainnya,” ujar Rezai optimis di akhir pernyataannya.
Dengan usul pembentukan Tentara Islam Bersatu ini, Rezai berharap solidaritas dunia Islam akan semakin kuat dan menjadi penentu dalam menghadapi ancaman-ancaman eksternal yang mencoba merusak stabilitas kawasan.
