Loading

Ketik untuk mencari

Iran

Pezeshkian: Iran Takkan Berhenti Dukung Kawan-kawannya

Pezeshkian: Iran Takkan Berhenti Dukung Kawan-kawannya

POROS PERLAWANAN –  Presiden Iran, Masoud Pezeshkian bertemu dengan Menlu Suriah, Basam Sabagh pada Rabu 20 November kemarin. Dalam pertemuan tersebut, Pezeshkian menyebut hubungan Tehran-Damaskus melampaui hubungan diplomatik, yang dibangun di atgas kesamaan keyakinan, budaya, dan sejarah.

“Republik Islam Iran berminat mengembangkan dan menguatkan hubungan dengan negara sahabat, Suriah, dalam berbagai bidang,” kata Pezeshkian, diberitakan al-Alam.

Presiden Iran menegaskan, jika negra-negara Islam bersatu dan kompak, Rezim Zionis takkan bisa menzalimi negara-negara Islam seperti sekarang.

“Iran tidak akan menghentikan dukungan untuk kawan-kawannya. Kami meyakini bahwa kekompakan dan kerja sama negara-negara Islam satu sama lain bisa mendatangkan kemajuan dan kejayaan bagi seluruh Muslimin.”

‘Saya sejak awal telah menyampaikan pesan perdamaian dan persaudaraan kepada seluruh negara Islam. Kami siap memperkuat kerja sama dan meningkatkan level hubungan dengan semua negara Islam, yang didasari penghormatan timbal balik dan saling memenuhi kepentingan satu sama lain. Terkait dengan Suriah, hubungan ini diwujudkan secara spesial.”

Pezeshkian menegaskan, kekompakan negara-negara Islam akan mementahkan konspirasi dan rencana-rencana musuh, terutama AS dan Israel.

Dalam pertemuan tersebut, Sabagh menyampaikan salam hangat Presiden Bashar Assad, juga undangan kepada Pezeshkian untuk melawat ke Suriah.

“Hubungan Iran-Suriah terus meluas secara kontinu. Kami berupaya mendefinisikan cakrawala baru interaksi di berbagai bidang ekonomi, perdagangan, dan budaya berdasarkan hubungan spesial kedua negara,” kata Sabagh.

Seraya mengapresiasi dukungan Iran untuk Pemerintah dan rakyat Suriah, Sabagh menambahkan,”Dua negara memiliki tantangan bersama, terutama di hadapan proyek AS-Zionis dalam mengubah geografi politik Kawasan. Perlawanan adalah cara paling efektif untuk menghadapi konspirasi ini. Kami meyakini, segala bentuk kemunduran dan kepasifan dalam hal ini akan membuat kita lemah.”

‘Saat ini, selain pergerakan Israel dari utara terhadap Suriah, di saat bersamaan ada pergerakan dari pasukan-pasukan yang didukung negara-negara asing di utara Suriah. Ada pula gerakan untuk menjauhkan Suriah dari Poros Perlawanan. Namun Suriah mustahil berpisah dari Poros Perlawanan,” tandas Sabagh.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *