Negara-negara Dunia Antre Eksekusi Perintah ICC Tangkap Netanyahu
POROS PERLAWANAN– Negara-negara Eropa, para tokoh internasional, dan berbagai lembaga HAM segera merespons positif keputusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terkait perintah penangkapan Benyamin Netanyahu dan Yoav Gallant. PM Israel dan mantan Menteri Perang Israel itu didakwa atas kejahatan perang dan kejahatan atas kemanusiaan di Gaza.
Dilansir al-Alam, Belanda adalah negara yang pertama kali mengumumkan dukungan dan keinginannya untuk mengeksekusi perintah ICC.
Belgia meminta dari negara-negara Eropa untuk menjalankan perintah ICC. Namun sikap Prancis masih diselimuti ketidakjelasan.
Mengutip dari Menlu Israel, Gideon Sa’ar, harian Israel Today memberitakan bahwa Tel Aviv berharap negara-negara sahabat mengumumkan niat mereka untuk tidak mematuhi instruksi ICC.
Berikut ini adalah sikap internasional yang paling menonjol terkait masalah ini.
Belanda
Belanda adalah negara yang pertama kali mendukung keputusan ICC melalui Menlunya, Kasper Veldkamp. Veldkamp menyatakan, negaranya siap menjalankan perintah internasional ICC.
Belgia
Wakil PM Belgia, Petra De Sutter juga memberikan dukungan terhadap perintah penangkapan Netanyahu dan Gallant. De Sutter menegaskan, Uni Eropa harus mematuhi perintah ICC tersebut.
Prancis
Paris masih belum menunjukkan sikap yang jelas. Jubir Kemenlu Prancis mengumumkan, respons Paris terhadap instruksi ICC akan sesuai dengan prinsip-prinsip ICC. ICC adalah penjamin stabilitas internasional dan harus melakukan pekerjaannya secara independen.
Norwegia
Menlu Norwegia, Espen Barth Eide mengatakan,”ICC memiliki peran menentukan dalam mendakwa penjahat. Saya yakin ICC akan mengambil langkah-langkah dalam hal ini.”
Irlandia
Menlu Irlandia, Micheal Martin mengumumkan,”Kami meminta dari seluruh negara untuk menghormati independensi dan netralitas ICC. Kami mendukung penuh ICC dan meminta agar ICC tidak dilemahkan.”
Inggris
Jubir PM Inggris menyatakan, London menghormati independensi ICC.
Italia
Menhan Italia, Guido Crosetto mengatakan,”Jika Netanyahu melawat ke negara kami, kami berkewajiban menjalankan perintah ICC.”
Uni Eropa
Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell menyatakan, perintah ICC untuk menangkap Netanyahu dan Gallant bukan keputusan politis. Sebab itu, perintah tersebut mesti dihormati dan dijalankan.
