Peralatan Militer Baru Rusia Akan Tiba di Suriah dalam 72 Jam
POROS PERLAWANAN – Kantor Berita Reuters, mengutip sumber tepercaya pada Sabtu 30 November, melaporkan bahwa peralatan militer baru Rusia akan tiba di Suriah dalam waktu 72 jam ke depan.
Menurut laporan tersebut, Damaskus tengah menunggu pengiriman peralatan militer Rusia ke pangkalan udara Hmeimim. Pengiriman ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan militer Suriah di tengah meningkatnya serangan dari kelompok teroris bersenjata.
Beberapa jam sebelumnya, Russian Reconciliation Center di Suriah mengungkapkan adanya kerja sama antara pasukan militer Rusia dan Suriah untuk menghadapi serangan teroris di provinsi Aleppo dan Idlib.
Dalam laporan resmi yang dirilis oleh kantor berita Sputnik, Russian Reconciliation Center menyatakan, “Angkatan Udara Rusia tengah melancarkan serangan misil terhadap peralatan, personel kelompok bersenjata ilegal, pusat komando, gudang, serta posisi artileri milik teroris.”
Laporan tersebut juga mencatat bahwa dalam 24 jam terakhir, sekitar 200 militan Takfiri tewas, dan operasi untuk memukul mundur serangan terus berlanjut.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Suriah sebelumnya melaporkan bahwa pasukan mereka berhasil memberikan kerugian besar terhadap kelompok teroris bersenjata di wilayah Aleppo dan Idlib.
Kementerian tersebut menambahkan bahwa serangan dilakukan menggunakan senjata berat dan drone, dengan partisipasi kelompok besar teroris asing. Pasukan Suriah juga berhasil merebut kembali beberapa titik strategis di wilayah pedesaan Aleppo dan Idlib.
