Militer Suriah Siapkan Serangan Balik dan Peringatkan Penyebaran Berita Palsu ‘Kemenangan’ Kelompok Teroris
POROS PERLAWANAN – Kementerian Pertahanan dan Militer Suriah, dalam sebuah pernyataan resmi yang dilansir oleh Farsnew Agency pada Minggu 01 Desember, mengumumkan bahwa kelompok teroris telah mengintensifkan kampanye propaganda dan penyebaran berita palsu bersamaan dengan operasi militer mereka di berbagai wilayah Suriah.
Peringatan terhadap Berita Palsu
Dalam pernyataan tersebut, Militer Suriah mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai laporan dari sumber-sumber tidak resmi. Pernyataan itu menyebutkan: “Kelompok teroris bersenjata terus menyebarkan berita palsu melalui semua platform mereka sebagai bagian dari perang media yang terkoordinasi, bertujuan melemahkan semangat rakyat dan militer kami. Mereka memanfaatkan kejadian baru-baru ini di Aleppo untuk menyebarkan informasi yang tidak diverifikasi.”
Militer Suriah meminta rakyat untuk tetap tenang dan hanya mempercayai informasi dari sumber resmi. Pernyataan itu juga menegaskan, militer tetap teguh dalam membela tanah air dari ancaman terorisme dan pendukungnya.
Persiapan untuk Serangan Balik
Komando Militer Suriah segera melakukan operasi untuk menghadapi serangan teroris yang sedang berlangsung dengan sukses. Dalam waktu dekat, militer akan meluncurkan serangan balik untuk merebut kembali wilayah yang diduduki oleh kelompok teroris.
Dukungan Bashar al-Assad dan Sekutu
Presiden Bashar al-Assad, dalam pembicaraannya dengan Presiden Uni Emirat Arab pada Sabtu malam, menegaskan bahwa Suriah akan terus mempertahankan kedaulatannya dengan dukungan dari sekutu dan teman-temannya. Assad optimistis, terorisme dapat dihancurkan sepenuhnya.
Kemajuan di Medan Pertempuran
Di sisi lain, portal berita al-Araby al-Jadeed melaporkan, pasukan Suriah telah berhasil merebut kembali ketinggian Zayn al-Abidin di pintu masuk utara Hama. Sebelumnya, sumber militer dari Kementerian Pertahanan Suriah membantah klaim kelompok teroris yang menyatakan bahwa pasukan Suriah telah mundur dari wilayah Hama.
Operasi Udara di Hama
Menurut sumber tersebut, pasukan Suriah tetap berada di posisi mereka di utara dan timur provinsi Hama, bersiap untuk menghadapi setiap serangan teroris yang mungkin terjadi. Sementara itu, jet tempur Suriah dan Rusia terus membombardir lokasi konsentrasi, pergerakan, dan jalur logistik kelompok teroris di wilayah tersebut.
Militer Suriah memastikan bahwa seluruh operasi ini bertujuan untuk mengakhiri ancaman terorisme dan memulihkan stabilitas di seluruh wilayah negara.
