Serangan Udara Rusia-Suriah Hantam Markas Pentolan Teroris Abu Muhammad al-Joulani di Idlib
POROS PERLAWANAN – Beberapa sumber tidak resmi melaporkan bahwa jet tempur milik militer Rusia dan Suriah telah menyerang ruang operasi pusat kelompok teroris Hay’at Tahrir al-Sham di Idlib.
Laporan Serangan Udara
Jet tempur Rusia dan Suriah melancarkan serangan udara intensif pada Minggu 01 Desember dini hari di kota Idlib, yang dikenal sebagai ibu kota kelompok Takfiri di Suriah. Menurut sumber-sumber berita, dalam setengah jam terakhir, setidaknya sembilan serangan udara menargetkan posisi kelompok Hay’at Tahrir al-Sham (Jabhat al-Nusra) di wilayah tersebut.
Target Markas Komando Pusat
Sumber dari kantor berita Rusia, Sputnik, dan beberapa akun di media sosial melaporkan, markas komando pusat serta ruang operasi kelompok Hay’at Tahrir al-Sham di Idlib menjadi sasaran. Laporan awal menunjukkan bahwa pemimpin kelompok tersebut, Abu Muhammad al-Joulani, kemungkinan berada di lokasi saat serangan terjadi.
Peningkatan Keamanan oleh Kelompok Teroris
Sementara menurut sumber-sumber di Suriah, elemen keamanan dari kelompok teroris itu segera membuat sabuk pengamanan di sekitar markas yang diserang, melarang warga sipil maupun anggota kelompok lain mendekati lokasi.
Konfirmasi dari Surat Kabar al-Watan
Surat kabar Suriah, al-Watan, mengutip sumber keamanan yang mengonfirmasi serangan udara itu memang menargetkan markas komando pusat Hay’at Tahrir al-Sham. Al-Watan juga melaporkan adanya pengamanan ketat di sekitar gedung yang hancur.
Selain itu, jet tempur Rusia dan Suriah dilaporkan juga menghantam jalur logistik kelompok teroris di wilayah Sahl al-Ghab, provinsi Hama, yang terletak di pusat Suriah.
Belum Ada Konfirmasi Resmi
Hingga saat ini, sumber resmi Takfiri Hay’at Tahrir al-Sham belum memberikan pernyataan terkait laporan ini, termasuk apakah Abu Muhammad al-Joulani menjadi salah satu target yang berhasil dibunuh dalam serangan tersebut.
