Dikepung Gerombolan Teroris, 2 Ribu Warga Syiah di Aleppo Berada dalam Kondisi Mengenaskan
POROS PERLAWANAN – Diberitakan Fars, sudah beberapa hari para teroris Tahrir al-Sham mengepung warga permukiman Syiah Nubl Zahra di al-Safirah. Warga permukiman-permukiman tersebut telah meninggalkan rumah mereka akibat serangan kelompok teroris. Mereka lalu berlindung ke kawasan al-Safirah di tenggara Aleppo, namun kini mereka berada dalam kepungan.
Menurut laporan al-Mayadeen, para pengungsi itu menghadapi masalah kelaparan dan kekurangan obat-obatan. Mereka meminta bantuan organisasi-organisasi internasional dan lembaga HAM agar terbebas dari cengkeraman kelompok-kelompok teroris.
Saat bergerak dari barat laut Aleppo ke arah kawasan-kawasan yang lebih aman di provinsi-provinsi lain, seperti Damaskus dan Homs, para warga permukiman-permukiman tersebut terjebak dalam kepungan teroris di al-Safirah. Mereka sudah menempuh lebih dari 60 km. sekitar 2 ribu orang dari mereka sudah berkumpul di al-Safirah untuk kemudian pindah ke tempat-tempat yang lebih aman secara bertahap.
Pada hari Selasa kemarin, sebuah klip di media-media sosial menunjukkan anak-anak yang sedang memakan rerumputan di al-Safirah lantaran kelaparan dan kelangkaan bahan pangan.
Dalam sebuah video lain, terlihat ratusan warga sipil yang berada di sebuah tempat yang tidak layak tanpa alas. Mereka termangu di tempat itu tanpa air, makanan, listrik, dan obat-obatan di tengah jeritan anak-anak dan tangisan para wanita. Mereka tidak mengetahui nasib yang tengah menanti mereka.
Orang yang merekam video tersebut berkata bahwa jumlah mereka mencapai 3 ribu orang.
Salah seorang pengungsi di video tersebut meminta dari organisasi-organisasi internasional dan lembaga-lembaga HAM untuk membantu mereka.
Sebelum ini, PBB mengumumkan bahwa meningkatnya ketegangan di barat laut Suriah dalam beberapa hari terakhir telah memaksa hampir 50 ribu warga mengungsi. Dimulainya gelombang baru pengungsian di Suriah ini bisa mendatangkan berbagai dampak masalah kemanusiaan serius.
