Kementerian Informasi Suriah Bantah Kabar Terjadinya Kudeta di Staf Umum Militer
POROS PERLAWANAN – Dilansir Fars, Kementerian Informasi Suriah pada Jumat malam 6 Desember menegaskan, kabar upaya kudeta di Staf Umum Militer negara tersebut adalah berita hoaks.
“Berita terkait pengkhianatan sejumlah perwira yang berkoneksi dengan negara-negara asing adalah dusta. Kabar-kabar ini dibuat dengan Photoshop,” tegas Kementerian Informasi dalam statemennya.
Beberapa saat lalu, sejumlah media mengutip dari sebuah sumber militer di Kementerian Informasi Suriah bahwa “sebagian perwira Suriah melakukan pengkhianatan kepada Pemerintah.”
Media-media tersebut juga mengeklaim, Badan-badan Keamanan Suriah “mengetahui konspirasi tersebut dan menggagalkannya sebelum sempat dijalankan.”
Sebelum ini, sebuah sumber militer Suriah mengabarkan, kelompok-kelompok teroris dan Ruang Komando mereka memublikasikan video-video palsu ledakan di markas Staf Umum Militer Suriah di Damaskus.
“Staf Umum Angkatan Bersenjata Suriah meminta dari seluruh warga untuk mewaspadai dusta-dusta ini dan mengetahui aspek-aspeknya. Tujuan dari dusta-dusta ini adalah menciptakan kekacauan dan ketakutan di tengah warga sipil. Dalam perang militer, ini paralel dengan perang teroris,” tegas sumber tersebut.
Sebuah sumber militer Suriah juga mengumumkan, kabar-kabar yang disebar teroris di dunia maya terkait mundurnya Militer Suriah dari Homs adalah hoaks.
Ia menyatakan, Militer Suriah berada di Homs dan sekitarnya. Militer telah membuat garis pertahanan kuat di kawasan itu. Militer juga telah mengirim lebih banyak pasukan ke front tersebut.
Sumber itu menambahkan, perangkat-perangkat militer dalam jumlah besar telah dikirim ke Homs. Ia menegaskan bahwa Militer Suriah siap menghadapi segala bentuk serangan teroris.
