Loading

Ketik untuk mencari

Suriah

Tehran-Baghdad-Damaskus Tegaskan Perlawanan Kolektif Hadapi Terorisme

Tehran, Baghdad, dan Damaskus Tegaskan Perlawanan Kolektif Hadapi Terorisme

POROS PERLAWANAN – Menlu Iran Abbas Araghchi, Menlu Irak Fuad Hussein, dan Menlu Suriah Basam Sabagh bertemu pada hari Jumat 6 Desember di Baghdad. Mereka membicarakan situasi Suriah dan perkembangan terakhir di Kawasan.

Diberitakan Fars, melalui statemen bersama mereka menegaskan bahwa para Menlu sepakat tentang bahaya kejadian-kejadian di Suriah. Mereka juga sepaham bahwa perkembangan di Suriah sangat krusial dan dampak-dampaknya berpotensi meluas.

Para Menlu Iran, Irak, dan Suriah menyatakan, krisis Suriah memiliki bahaya sangat besar bagi tiga negara, juga mengancam keamanan bangsa-bangsa dan Kawasan secara umum.

“Pihak-pihak yang hadir dalam pertemuan ini mengutuk terorisme dan meyakini bahwa itu harus dihadapi secara kolektif,” tegas mereka.

Sembari mengutuk agresi Israel ke Suriah, Gaza, dan Lebanon, para Menlu sepakat bahwa perundingan dan koordinasi Tehran-Baghdad-Damaskus harus dilanjutkan untuk menindaklanjuti perkembangan ini. Ketiga pihak juga menegaskan mereka harus siap untuk segala bentuk peristiwa di masa depan.

Araghchi, Hussein, dan Sabagh menekankan pentingnya menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan keutuhan wilayah Suriah. Mereka menyatakan,”Ancaman keamanan Suriah adalah bahaya umum untuk stabilitas Kawasan. Demi menjauhkan bahaya eskalasi di Kawasan, tidak ada cara selain koordinasi, kerja sama, dialog, dan diplomasi kontinu.”

Di akhir pertemuan, para Menlu menegaskan bahwa negara-negara Arab, Kawasan, dan internasional mesti berusaha keras menemukan solusi damai untuk krisis-krisis regional, terutama Suriah.

Menlu Iran menyatakan,”Negara-negara yang hanya bungkam di hadapan pergerakan kelompok-kelompok teroris di Suriah, atau malah mendukung mereka, harus bertanggung jawab. Negara-negara ini memerangi para teroris atau membiarkan mereka hanya dalam koridor kepentingan mereka sendiri.”

“Irak dan Iran adalah korban terorisme, baik dahulu atau sekarang. Suriah sekarang juga berhadapan dengan terorisme. Kita mesti mengkoordinasikan upaya-upaya kita dan bersama-sama melawan terorisme. Masyarakat internasional harus mendukung upaya negara-negara Kawasan dalam memerangi terorisme Takfiri, yang saat ini sedang melakukan kejahatan mereka di Suriah.”

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *