Loading

Ketik untuk mencari

Palestina

Militer Israel: Hamas Rekrut 4.000 Anggota Pasukan Baru dengan Kemampuan Tempur Tidak Biasa

POROS PERLAWANAN – Pejabat Militer Israel dalam sebuah pernyataan mengakui bahwa Hamas berhasil merekrut ribuan anggota baru di Jalur Gaza selama beberapa bulan terakhir.

Dalam laporan yang dirilis oleh Fars News Agency pada Rabu 18 Desember, pejabat Komando Selatan Militer Israel menyatakan bahwa Hamas telah menambah 4.000 anggota baru untuk sayap militernya, Brigade Al-Qassam, di Gaza.

Situs berita berbahasa Ibrani, Walla juga mengungkap pernyataan para pejabat Militer Israel yang menyebut Hamas menjalankan aktivitasnya dengan cara-cara yang tidak dikenal dan tidak biasa bagi Militer Pendudukan Israel.

Disebutkan bahwa “pejuang baru” tersebut dilatih oleh komandan baru Hamas yang telah menyesuaikan taktik mereka dengan gaya perang Militer Israel. Para pejuang ini bertempur bersama komandan-komandan militer Hamas yang gagal ditargetkan oleh Israel.

Pejabat Israel juga mengakui para pemimpin Hamas terus beroperasi dengan cara-cara yang tidak konvensional melawan Militer Pendudukan di Gaza. Pasukan Hamas dikabarkan telah beradaptasi sepenuhnya dengan kondisi perang di beberapa wilayah di selatan Jalur Gaza. Selain itu, Hamas telah membangun garis pertahanan di Jabalia, bagian utara Jalur Gaza, selama enam bulan terakhir.

Sementara itu, surat kabar Al-Araby Al-Jadeed pada 17 November lalu melaporkan, mengutip sumber tepercaya di Komando Hamas, bahwa Hamas untuk kedua kalinya selama perang terbaru dengan Israel telah merekrut pasukan baru untuk memperkuat barisan mereka melawan Pendudukan.

Sumber tersebut menegaskan para pemimpin dan pejuang Hamas yang berhasil menjaga keamanan tahanan Israel di Gaza selama lebih dari 400 hari, tanpa membiarkan Militer Israel menemukan atau membebaskan mereka, menunjukkan kemampuan tinggi dalam mengelola pertempuran dan menjaga koordinasi yang berkesinambungan.

Di sisi lain, sumber di Komando Hamas membantah rumor dan stigma yang beredar bahwa kepemimpinan politik Hamas kehilangan kendali atas kepemimpinan di lapangan di Gaza. Ditegaskan bahwa setiap keputusan dibuat melalui koordinasi antara berbagai tingkat kepemimpinan Hamas.

Menurut sumber tersebut, Dewan Militer Brigade Al-Qassam, meskipun menghadapi intensitas perang yang tinggi, terus mengelola operasi dengan koordinasi bersama faksi-faksi militer lainnya.

Perlawanan Hamas juga tetap berlanjut di bagian utara Jalur Gaza meskipun menghadapi blokade dan serangan sengit dari Militer Israel.

Tags:

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *